KARAWANG | TERASPASUNDAN.COM | Peresmian Warung Ojol Polresta Karawang oleh Kapolresta Karawang Kombes Pol Mario Prahatinto mendapat apresiasi dari GOKAR (Gerak Online Kendaraan Angkutan Rakyat) atau Go Karawang, aplikasi transportasi online yang lahir dan dikembangkan oleh putra daerah Karawang.
Warung Ojol yang diresmikan pada Rabu (19/8/2026) di Jalan Lingkar Tanjungpura, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, dinilai menjadi langkah positif dalam membangun kedekatan antara kepolisian dengan komunitas pengemudi ojek online.
Pendiri GOKAR, Syuhada Wisastra, mengapresiasi kepedulian Polresta Karawang terhadap para pengemudi ojol. Namun, ia berharap perhatian tersebut dapat diperluas, khususnya kepada para driver yang merupakan putra daerah Karawang.
“Kami mengapresiasi langkah Pak Kapolresta Karawang. Tetapi kami juga berharap perhatian terhadap driver jangan hanya berhenti pada penyediaan tempat makan. Para driver ini adalah putra-putra daerah yang setiap hari bekerja di jalan, menghidupi keluarga, sekaligus ikut menggerakkan roda ekonomi Karawang,” tegas Syuhada.
Menurutnya, kedekatan antara Kapolresta dengan komunitas driver sangat penting untuk membangun komunikasi dua arah. Para pengemudi tidak hanya membutuhkan fasilitas, tetapi juga ruang untuk menyampaikan aspirasi, mendapatkan pembinaan, serta dilibatkan dalam berbagai program yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.
“Kami berharap Kapolresta bisa lebih dekat lagi dengan para driver, mendengar langsung persoalan mereka dan ikut memperjuangkan kepentingan mereka. Jangan melihat driver hanya sebagai pengguna jalan atau komunitas ojol, tetapi lihat mereka sebagai bagian dari kekuatan ekonomi masyarakat Karawang,” ujarnya.
Syuhada juga menekankan pentingnya keberpihakan terhadap perusahaan dan pelaku usaha transportasi yang lahir dari Karawang. Menurutnya, pertumbuhan perusahaan lokal harus menjadi bagian dari strategi membangun ekonomi daerah.
“GOKAR ini lahir dari Karawang, dibangun oleh putra daerah Karawang dan hadir untuk masyarakat Karawang. Kami ingin membuktikan bahwa anak daerah juga mampu membangun perusahaan teknologi dan transportasi sendiri tanpa harus selalu bergantung kepada perusahaan dari luar Karawang, bahkan dari luar Indonesia,” katanya.
Ia menilai keberadaan perusahaan lokal memiliki potensi memberikan efek ekonomi yang lebih luas apabila ekosistemnya terus diperkuat. Mulai dari membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan driver, menghidupkan UMKM, hingga memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah.
“Kalau perusahaan lokal tumbuh, driver lokal tumbuh, UMKM lokal tumbuh, maka perputaran uang juga semakin banyak berada di Karawang. Pada akhirnya ini dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan perekonomian dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Karawang,” tegas Syuhada.
Karena itu, ia berharap seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Karawang, termasuk kepolisian, pemerintah daerah dan dunia usaha, dapat memberikan ruang yang lebih besar bagi perusahaan serta sumber daya manusia lokal untuk berkembang.
“Karawang jangan hanya menjadi pasar bagi perusahaan dari luar. Karawang harus mampu menjadi tempat lahirnya perusahaan-perusahaan besar milik putra daerah. Kita punya SDM, punya driver, punya pelaku UMKM dan punya anak-anak muda yang mampu berinovasi. Tinggal bagaimana seluruh pihak memberikan ruang dan dukungan,” ungkapnya.
Syuhada menegaskan bahwa GOKAR terbuka untuk membangun sinergi dengan Polresta Karawang dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan keselamatan berlalu lintas, keamanan, pembinaan driver dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami siap bersinergi. GOKAR bukan sekadar aplikasi transportasi online. Kami ingin membangun ekosistem ekonomi kerakyatan yang melibatkan driver, UMKM dan masyarakat Karawang. Semangatnya jelas: perusahaan asli Karawang, driver putra daerah Karawang, bekerja untuk masyarakat Karawang dan bersama-sama membangun Karawang maju,” pungkasnya.
Sementara itu, Kapolresta Karawang Kombes Pol Mario Prahatinto menyampaikan bahwa Warung Ojol merupakan bentuk kepedulian Polresta Karawang kepada para pengemudi ojek online sekaligus ruang untuk mempererat komunikasi dan kebersamaan.
Warung tersebut beroperasi setiap Rabu dan Jumat mulai pukul 11.00 WIB dengan menyediakan 100 porsi makanan gratis bagi para pengemudi ojol.
Bagi GOKAR, kehadiran Warung Ojol diharapkan menjadi awal dari hubungan yang semakin dekat antara kepolisian dengan komunitas driver. Lebih dari sekadar tempat singgah, fasilitas tersebut diharapkan menjadi ruang dialog untuk membangun kemitraan dan menghadirkan kebijakan yang semakin berpihak pada keselamatan, kesejahteraan serta masa depan para pengemudi putra daerah Karawang.






