KARAWANG | TERASPASUNDAN.COM | Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-393 Kabupaten Karawang diharapkan tidak hanya menjadi perayaan bertambahnya usia daerah, tetapi juga momentum untuk evaluasi dan memperkuat langkah pembangunan ke depan.
Tahun ini, HUT ke-393 Kabupaten Karawang mengusung tema MOTEKAR—akronim dari tujuh nilai pembangunan: Maju, Optimis, Tangguh, Efektif, Kolaboratif, Adaptif, dan Responsif. Tema tersebut dinilai bukan sekadar slogan, melainkan harus diimplementasikan dengan baik demi kepentingan masyarakat Karawang.
Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Karawang yang juga Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD Karawang, Taman, menyampaikan bahwa perjalanan 393 tahun Kabupaten Karawang merupakan proses panjang yang di dalamnya memuat berbagai capaian sekaligus tantangan yang harus terus dibenahi.
Menurutnya, pembangunan daerah harus terus diarahkan pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
“Di usia yang ke-393 ini, tentunya kita ingin Karawang semakin baik. Apa yang sudah dicapai harus dipertahankan dan yang masih menjadi kekurangan harus terus diperbaiki,” ujar Taman.
Ia mengatakan, pemerataan pembangunan menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian serius. Kemajuan Karawang diharapkan tidak hanya terlihat dari perkembangan kawasan industri dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dirasakan oleh masyarakat hingga tingkat desa.
Taman menilai, keberhasilan pembangunan membutuhkan keterlibatan aktif berbagai pihak. Pemerintah daerah, DPRD, masyarakat, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan harus memiliki semangat yang sama dalam membangun daerah.
“Karawang punya potensi yang besar. Tinggal bagaimana potensi itu dikelola dengan baik dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara luas,” tambahnya.
Selain pembangunan fisik dan ekonomi, Taman juga berharap peningkatan pelayanan publik serta tata kelola pemerintahan terus menjadi perhatian utama. Menurutnya, masyarakat membutuhkan pelayanan yang mudah, cepat, dan transparan.
Ia pun mengajak seluruh warga untuk menjadikan HUT ke-393 ini sebagai momentum memperkuat rasa memiliki (sense of belonging) terhadap Kabupaten Karawang.
“Mari kita jaga kebersamaan, kondusivitas, dan ikut berkontribusi untuk Karawang. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, perlu dukungan penuh dari seluruh masyarakat,” pungkasnya. (ADV)




