Karawang | TERASPASUNDAN.COM | Fenomena El Niño dan musim kemaraupanjang yang melanda Jawa Barat turut memicu krisisair bersih di sejumlah daerah. Merespons kondisidarurat tersebut, Pupuk Kujang Cikampek melalui Baitul Maal Pupuk Kujang menerjunkan tim dan menyalurkanpasokan 32.000 liter air bersih untuk masyarakatterdampak kekeringan di Kabupaten Karawang.
Bantuan darurat yang dikemas melalui Program SiagaTanggap Bencana (SIGAB) – Gerakan Sedekah Air Bersih ini menyasar sejumlah titik terparah di wilayah selatan Karawang, yakni Desa Cintalanggeng dan DesaKutalanggeng, juga Cibarengkok Kecamatan Tegalwaru. Selama beberapa bulan terakhir, warga di kawasantersebut kesulitan memperoleh akses air untukkebutuhan dasar akibat surutnya debit sumber air dan mengeringnya sumur-sumur warga.
Kedatangan dua armada truk tangki air bersihberkapasitas total 32 ribu liter disambut antusias oleh ratusan warga. Sejak pagi, warga dari berbagai usiaberkumpul tertib membawa wadah, mulai dari jeriken, ember, hingga perabot lainnya. Bagi warga pelosokKarawang, bantuan air bersih ini tidak hanyamemulihkan kebutuhan sanitasi dan konsumsi rumahtangga, tetapi juga menghadirkan kembali senyum sertamartabat hidup di tengah bencana kekeringan.
Pgs SVP Sekretaris Perusahaan Pupuk Kujang, Jerry Yosefh Rochmaya mengatakan, aksi tanggap darurat inimerupakan wujud kepedulian sosial yang berlandaskanempati serta tanggung jawab kemanusiaan.
“Kekeringan yang melanda Karawang dan berbagaidaerah di Jawa Barat memerlukan respon cepat yang presisi. Air adalah kebutuhan paling mendasar. MelaluiBaitul Maal Pupuk Kujang, kami hadir tidak sekadarmengantarkan pasokan air, tetapi membawa hadirnyakepedulian serta nilai CSR perusahaan yang berdampak langsung bagi masyarakat yang sedangberjuang melintasi masa sulit,” ujar Jerry, Senin, 24Agustus 2026.
Saat ini, Pupuk Kujang sedang terus memantaudinamika kekeringan di wilayah Karawang dan sekitarnya. “Kolaborasi antara korporasi, pemerintah, dan masyarakat akan terus kami perkuat agar dampakkekeringan dapat diminimalkan serta kesehatan wargatetap terjaga,” kata Jerry.
Sebab, berdasarkan prediksi BMKG, kemarau panjangmasih belum berakhir. Dikhawatirkan, kekeringan terusmeluas. Karena itu, Pupuk Kujang melalui berbagaientitas yang ada di dalamnya terus siaga untukmengirimkan bantuan.
Dhimas Mukhlas Al Ghifari, Direktur Operasional Baitul Maal Pupuk Kujang mengatakan, pihaknya siaga dan siap kembali menyalurkan bantuan air bersih jikadiperlukan. Adapun bantuan telah disalurkan keKampung Cinaga, Desa Kutalanggeng dan Kampung Cikelak, Desa Cintalanggeng. “Setelah menyalurkanbantuan air bersih sebanyak total 32 ribu liter kami tidakakan diam. Kami akan pantau situasi dan siaga dan akan bergerak jika diperlukan,” kata Dhimas.
Saat ini, kekeringan dan krisis air bersih di Jawa Barat dilaporkan semakin meluas. Dilansir dari berbagaipemberitaan hingga hari ini, BPBD Jabar telah mencatatkrisis air bersih akibat kemarau meluas hingga 25 wilayah dari 27 kabupaten-kota. Adapun warga yang terdampak mencapai 519.687 jiwa.
Di Karawang misalnya, tercatat 15 desa terdampakkekeringan. Sebanyak 17.882 jiwa dilaporkan kesulitanmengakses air bersih. Sri dewi misalnya, wargaKampung Cibarengkok ini sempat kesulitan mengaksesair bersih. “Alhamdulillah berkat bantuan dari PupukKujang ini, semua warga kami bisa menikmati air bersih. Kami bisa kembali mandi dan cuci menggunakan air bersih,” kata Sri.
Hal yang sama diungkapkan Yadi. Saat krisis air bersihterjadi, ia semat harus mengeluarkan biaya tambahanmembeli air bersih. “Berkat bantuan Pupuk Kujang, kitatak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk membeli air,” kata Yadi.
Dalam mengatasi krisis air bersih ini, Pupuk Kujang bersinergi dengan berbagai pihak, termasukpemerintah, aparat dan sesama sektor industri. (HL/KOMKR)
PT Pupuk Kujang adalah anak usaha PT PupukIndonesia (Persero), produsen pupuk di Jawa Barat yang juga memproduksi pupuk bersubsidi dan non subsidi juga produk kimia lainnya. Selain mendukungkedaulatan dan ketahanan pangan nasional, PupukKujang berkomitmen menerapkan standar keselamatantertinggi, serta berperan aktif dalam program pengembangan masyarakat dan kegiatan sosial lainnya.






