spot_img
Kamis, November 5, 2026
spot_img

Di Balik Jabatan Rektor UBP Karawang, Ada Kisah Anak Kolong dan Aktivis Alam

spot_img

KARAWANG | TERASPASUNDAN.COM | Perjalanan menuju kursi kepemimpinan tidak selalu berawal dari lingkungan akademik atau jabatan formal. Pengalaman keluarga, aktivitas organisasi, hingga kehidupan sosial turut menjadi bagian dari proses pembentukan karakter seseorang. Hal tersebut menjadi sisi menarik dari perjalanan Assoc. Prof. Dr. H. Budi Rismayadi, S.E., M.M., yang kini menjabat sebagai Rektor Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang periode 2026–2030.

Budi Rismayadi memiliki latar belakang sebagai putra seorang tentara atau yang dikenal dengan sebutan Anak Kolong. Semasa mahasiswa, ia juga aktif dalam kegiatan pencinta alam serta terlibat dalam organisasi Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI).

Berbagai pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan hidupnya sebelum menapaki karier di dunia pendidikan tinggi. Dari lingkungan keluarga, aktivitas organisasi, hingga pengalaman profesional sebagai akademisi, perjalanan Budi memperlihatkan beragam ruang pembelajaran yang mengiringi perkembangan dirinya.

- Advertisement -
-Advertisement-
Google search engine

Anak Kolong dan Lingkungan Keluarga Militer

Istilah Anak Kolong telah lama dikenal dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia, khususnya di lingkungan keluarga prajurit. Sebutan tersebut menjadi bagian dari identitas sosial bagi putra-putri yang tumbuh dalam keluarga militer.

Sebagai anak seorang tentara, Budi Rismayadi memiliki latar belakang keluarga yang berkaitan erat dengan kehidupan militer. Lingkungan tersebut menjadi bagian dari kisah masa lalunya yang menarik untuk diketahui publik.

- Advertisement -

Kehidupan keluarga merupakan salah satu ruang awal bagi seseorang untuk mengenal tanggung jawab, kedisiplinan, serta pentingnya menjalankan kewajiban. Meski setiap keluarga memiliki pola pendidikan yang berbeda, pengalaman dalam lingkungan keluarga dapat memberikan pengaruh terhadap cara seseorang memahami kehidupan.

Bagi Budi, identitas sebagai Anak Kolong menjadi bagian dari perjalanan pribadinya. Pengalaman hidup tersebut kemudian berlanjut ketika ia memasuki dunia pendidikan tinggi dan mulai mengenal lingkungan pergaulan serta organisasi mahasiswa.

Aktivis Pencinta Alam, Belajar dari Pengalaman

Masa mahasiswa menjadi salah satu periode penting dalam perjalanan Budi Rismayadi. Selain menjalani pendidikan formal, ia aktif dalam kegiatan pencinta alam yang memberinya pengalaman di luar ruang perkuliahan.

Aktivitas pencinta alam tidak hanya berkaitan dengan kegiatan di alam terbuka, tetapi juga menuntut persiapan, komunikasi, kerja sama, dan tanggung jawab terhadap sesama anggota kelompok.

Dalam setiap kegiatan, peserta perlu memahami kondisi lingkungan, memperhatikan keselamatan, serta mempertimbangkan berbagai risiko yang mungkin muncul. Pengalaman tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar menghadapi tantangan sekaligus memahami pentingnya perencanaan.

Baca Juga

Kegiatan organisasi juga mempertemukan individu dengan beragam karakter dan kemampuan. Setiap anggota memiliki peran masing-masing sehingga keberhasilan kegiatan membutuhkan koordinasi dan kesediaan untuk saling membantu.

Baca Juga  Menteri Ketenagakerjaan Apresiasi Peran ASPHRI dalam Membangun Ekosistem SDM Inklusif dan Berkeadilan

Pengalaman menjadi aktivis pencinta alam merupakan bagian dari perjalanan kemahasiswaan Budi. Keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa proses belajar tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga dapat diperoleh melalui interaksi sosial dan kegiatan organisasi.

Belajar Memimpin dan Menghargai Kebersamaan

Pengalaman berorganisasi menjadi salah satu ruang untuk mengenal arti kepemimpinan. Tanggung jawab tidak semata-mata berkaitan dengan jabatan, tetapi juga tercermin melalui kesediaan menyelesaikan tugas, menjaga komunikasi, dan menghargai keputusan bersama.

Baca Juga

Dalam kegiatan kelompok, kemampuan mendengarkan menjadi sama pentingnya dengan keberanian mengambil keputusan. Setiap anggota memiliki pengalaman dan keterampilan berbeda yang dapat mendukung pencapaian tujuan bersama.

Nilai-nilai tersebut relevan dalam kehidupan profesional, termasuk di lingkungan perguruan tinggi. Seorang pemimpin perlu memahami kemampuan anggota tim, membangun komunikasi yang baik, serta menciptakan suasana kerja yang mendukung kolaborasi.

Meski pengalaman organisasi bukan satu-satunya faktor yang membentuk kepemimpinan, keterlibatan dalam berbagai kegiatan dapat memperluas wawasan dan menjadi bagian dari proses pengembangan diri.

Menapaki Dunia Akademik

Perjalanan Budi Rismayadi di dunia pendidikan tinggi ditandai dengan pendidikan dan pengalaman profesional yang terus berkembang.

Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Singaperbangsa Karawang pada 2000. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan Magister Manajemen di Sekolah Tinggi Manajemen IMMI Jakarta.

Komitmennya terhadap pengembangan keilmuan berlanjut hingga meraih gelar doktor dalam bidang Ilmu Manajemen dari Universitas Persada Indonesia YAI pada 2017.

Dalam perjalanan kariernya, Budi juga berkiprah sebagai dosen dan pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UBP Karawang. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan profesionalnya di lingkungan pendidikan tinggi.

Dunia akademik menuntut pengembangan kompetensi secara berkelanjutan. Perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam menyelenggarakan pembelajaran, tetapi juga dalam mengembangkan penelitian, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Pengalaman akademik dan pengelolaan kelembagaan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan Budi hingga dipercaya mengemban tanggung jawab kepemimpinan di tingkat universitas.

Dilantik Menjadi Rektor UBP Karawang Periode 2026–2030

Baca Juga  Panwascam Pamanukan Perkuat Awasi TPS Antisipasi Dampak Hujan

Tanggal 9 April 2026 menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan karier Budi Rismayadi. Pada tanggal tersebut, ia dilantik sebagai Rektor Universitas Buana Perjuangan Karawang untuk periode 2026–2030.

Penunjukan tersebut membawa tanggung jawab baru dalam memimpin dan mengembangkan institusi pendidikan tinggi di Kabupaten Karawang.

Sebagai rektor, tanggung jawab kepemimpinan mencakup berbagai aspek, mulai dari pengembangan kualitas pendidikan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga penguatan tata kelola kelembagaan.

Perguruan tinggi juga dihadapkan pada kebutuhan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta perubahan kebutuhan masyarakat.

Dalam menjalankan peran tersebut, komunikasi dengan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dari pengelolaan universitas.

Perjalanan Budi dari mahasiswa hingga menduduki jabatan rektor memperlihatkan tahapan pendidikan dan pengalaman profesional yang dilaluinya. Kini, amanah tersebut menjadi bagian baru dari pengabdiannya di dunia pendidikan tinggi.

Semangat Kebangsaan dan Jati Diri UBP Karawang

Universitas Buana Perjuangan Karawang mengusung visi sebagai perguruan tinggi yang berwawasan kebangsaan dan bereputasi internasional.

Visi tersebut menempatkan penguatan karakter kebangsaan dan peningkatan kualitas pendidikan sebagai bagian dari arah pengembangan institusi.

Wawasan kebangsaan tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan mengenai sejarah dan simbol negara, tetapi juga mencakup penghargaan terhadap keberagaman, kepedulian sosial, serta tanggung jawab sebagai warga negara.

Dalam konteks perjalanan Budi Rismayadi, latar belakang keluarga militer dan keterlibatannya dalam FKPPI menjadi bagian dari pengalaman sosial yang menyertai perjalanan hidupnya. Sementara itu, aktivitas pencinta alam menghadirkan pengalaman mengenai kerja sama, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Nilai-nilai tersebut dapat menjadi bahan refleksi bagi generasi muda, khususnya mahasiswa yang tengah mengembangkan identitas, pengetahuan, dan kemampuan kepemimpinan.

Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mempertemukan pengetahuan akademik dengan pengalaman kehidupan. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengembangkan kemampuan intelektual, tetapi juga memahami tanggung jawab sosialnya.

Sisi Humanis di Balik Jabatan

Di luar aktivitas akademik dan organisasi, Budi Rismayadi juga menjalani peran sebagai seorang ayah. Di tengah tanggung jawab profesionalnya, ia memiliki kehidupan pribadi yang mencakup keluarga serta kegemaran menanam tanaman dan memelihara hewan ternak.

Kegiatan tersebut menghadirkan pengalaman yang berbeda dari rutinitas di lingkungan kampus. Merawat tanaman dan memelihara ternak membutuhkan perhatian, kesabaran, serta pemahaman terhadap kebutuhan makhluk hidup.

Kegemarannya itu juga memperlihatkan sisi kehidupan di luar jabatan formal. Seorang pemimpin tidak hanya menjalankan tanggung jawab profesional, tetapi juga memiliki peran dalam keluarga dan masyarakat.

Baca Juga  Rayakan HUT Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Karawang Perkuat Pengaturan Arus Lalu Lintas

Kehidupan pribadi, aktivitas sosial, dan pekerjaan merupakan bagian-bagian yang berjalan berdampingan. Berbagai pengalaman tersebut dapat menjadi ruang pembelajaran dalam memahami hubungan antarmanusia dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan bagi Generasi Muda: Pembelajaran Tidak Hanya di Ruang Kelas

Perjalanan Budi Rismayadi memberikan gambaran mengenai pentingnya memanfaatkan masa pendidikan sebagai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan melalui berbagai pengalaman.

Pendidikan formal tetap menjadi fondasi utama dalam membangun pengetahuan dan kompetensi profesional. Namun, kegiatan di luar perkuliahan juga dapat memberikan pengalaman yang memperkaya wawasan.

Organisasi mahasiswa, misalnya, dapat menjadi tempat belajar mengelola kegiatan, membangun komunikasi, serta menghadapi perbedaan pendapat. Kegiatan sosial dapat memperluas pemahaman mengenai kebutuhan masyarakat, sedangkan aktivitas pencinta alam dapat menumbuhkan kesadaran tentang keselamatan, kerja sama, dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

Setiap orang memiliki perjalanan hidup dan karier yang berbeda. Karena itu, pengalaman organisasi tidak menjamin seseorang akan menempuh jalur keberhasilan yang sama. Meski demikian, keterlibatan dalam kegiatan positif dapat menjadi kesempatan untuk mengenali potensi dan mengembangkan kemampuan diri.

Bagi mahasiswa, pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa masa pendidikan tinggi merupakan kesempatan untuk belajar, membangun relasi, dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai tanggung jawab pada masa mendatang.

Pengabdian yang Terus Berlanjut

Perjalanan Budi Rismayadi dari lingkungan keluarga militer, aktivitas pencinta alam, keterlibatan dalam FKPPI, hingga menjadi akademisi dan Rektor UBP Karawang merupakan rangkaian pengalaman yang membentuk kisah hidupnya.

Pendidikan dan pengalaman profesional mengantarkannya pada tanggung jawab kepemimpinan di perguruan tinggi. Sementara itu, latar belakang keluarga dan aktivitas organisasi menjadi bagian dari perjalanan pribadi yang menyertainya.

Kini, tantangan berikutnya adalah menjalankan amanah sebagai rektor melalui upaya pengembangan kualitas pendidikan, penguatan karakter sivitas akademika, serta peningkatan kontribusi universitas bagi masyarakat.

Perjalanan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa proses belajar berlangsung sepanjang kehidupan. Pengetahuan dapat diperoleh melalui pendidikan formal, pengalaman kerja sama melalui organisasi, dan pemahaman tentang tanggung jawab melalui kehidupan keluarga maupun pekerjaan.

Pada akhirnya, masa lalu menjadi bagian dari identitas seseorang, sedangkan pengabdian pada masa kini tercermin melalui cara ia menjalankan tanggung jawab yang dipercayakan kepadanya.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis berdasarkan sumber yang dapat dipercaya. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi teraspasundan.com dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.

Artikel Lainnya

Pemerintahan

Politik

Top News

Follow US

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Nasional

Daerah

Peristiwa

Popup Gambar
^
✕
Download Aplikasi GoKar
Transportasi Online Asli Karawang
INSTALL
X