KARAWANG | TERASPASUNDAN.COM | Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Karawang, Lili Mahali, mengajak seluruh pihak untuk menjaga kondusivitas dan keamanan selama tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) berlangsung.
Menurutnya, perbedaan pilihan dalam pesta demokrasi tingkat desa adalah hal yang wajar, asalkan tidak memicu konflik yang memecah persatuan masyarakat.
“Pilkades ini adalah pesta demokrasi warga desa. Jadi, beda pilihan itu biasa, jangan sampai berujung konflik atau perpecahan,” ujar Lili, Kamis (10/09/2026).
Lili meminta para calon kepala desa beserta tim suksesnya untuk aktif menciptakan suasana yang sejuk. Ia juga mengingatkan panitia Pilkades agar bekerja secara profesional, transparan, dan netral dengan berpedoman pada aturan yang berlaku guna menghindari kecurigaan.
“Panitia harus menjaga netralitas dan memperlakukan semua calon secara adil sesuai ketentuan,” tegasnya.
Selain itu, Lili mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Jika menemui masalah, warga maupun calon diminta menempuh mekanisme penyelesaian yang sah.
“Jangan selesaikan masalah dengan emosi. Tempuh mekanisme yang ada demi terciptanya Pilkades yang aman, tertib, dan melahirkan pemimpin yang dipercaya masyarakat,” tambahnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, panitia, aparat keamanan, dan masyarakat dapat terus terjaga. Lili juga berpesan agar warga kembali bersatu setelah kontestasi usai, dan meminta kepala desa terpilih nantinya mampu merangkul seluruh elemen tanpa sekat perbedaan.
“Setelah Pilkades usai, jangan ada lagi kubu-kubuan. Siapapun yang terpilih harus didukung bersama untuk membangun desa,” pungkasnya. (RED)


