KARAWANG | TERASPASUNDAN.COM | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang terus mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kawasan Laskar Farm yang berada di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).
Memanfaatkan lahan sekitar 3 hektare, Laskar Farm ditata menjadi beberapa layout yang digunakan untuk berbagai kegiatan produktif, mulai dari peternakan, pertanian, hingga perikanan.
Di sektor peternakan, Laskar Farm mengembangkan sejumlah jenis hewan ternak, di antaranya domba Dorper dan Texel, Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB), serta sapi pedaging. Ribuan Ayam KUB juga dibudidayakan dengan melibatkan warga binaan dalam proses pemeliharaan, pemberian pakan, kebersihan kandang hingga pengelolaan peternakan.
Untuk mendukung kebutuhan pakan, Laskar Farm turut mengembangkan pakan fermentasi atau silase. Pemanfaatan bahan yang masih dapat digunakan juga dilakukan sebagai bagian dari optimalisasi sumber daya.
Hasil peternakan di Laskar Farm tidak hanya menjadi bagian dari pembinaan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi. Hewan ternak yang tersedia dapat dibeli masyarakat untuk berbagai kebutuhan, termasuk hewan kurban.
Sementara itu, sektor perikanan diisi dengan budidaya ikan nila Nirwana dalam jumlah ribuan ekor. Di bidang pertanian, lahan yang tersedia juga dimanfaatkan untuk kegiatan bercocok tanam yang melibatkan warga binaan secara langsung.
Berbagai kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan agar memiliki keterampilan dan pengalaman kerja yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat. Mereka belajar membangun kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan mengelola kegiatan produktif.
Selain sebagai kawasan pembinaan, Laskar Farm juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat. Salah satunya melalui event mancing yang digelar pada hari-hari tertentu, sehingga masyarakat dapat datang dan menikmati aktivitas di kawasan SAE.
Pengembangan Laskar Farm juga mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan pegiat ternak nasional Irfan Hakim yang turut melihat potensi peternakan di kawasan tersebut.
Dalam kegiatan edukasi tersebut, peserta PKL Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) di PT Teras Pasundan Mediatama, yakni Syakra Normalisa, Khayla Fitria Zahra, dan Annisa Fatmawati Dewi, turut melakukan kunjungan ke Lapas Kelas IIA Karawang.
Kunjungan tersebut memberikan kesempatan bagi para peserta untuk melihat secara langsung pengelolaan pertanian, peternakan, dan perikanan yang dikembangkan melalui Laskar Farm.
“Terima kasih, sangat mengedukasi kami terkait farm pertanian, peternakan, dan perikanan seperti Ayam KUB, domba Dorper dan Texel, serta sapi pedaging,” ujar peserta PKL.
Keberadaan Laskar Farm menjadi bukti bahwa lahan pemasyarakatan dapat dimanfaatkan secara produktif, sekaligus menjadi ruang pembinaan keterampilan dan kemandirian bagi warga binaan.
Dengan menggabungkan peternakan, pertanian, perikanan, serta kegiatan masyarakat, Laskar Farm diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga binaan maupun masyarakat.




