Advertisement
Close × Iklan Header
spot_img

Dirjen Pendidikan Vokasi Kemdikbudristek RI Wikan Sakarinto : SMK Tak Boleh Hanya Cetak Lulusan Tukang

👁️ 710 Views
spot_img

KARAWANG – TERASPASUNDAN.COM – SMK Muhammadiyah Satu Cikampek hari ini Rabu, 5/1/2022 mengadakan Kegiatan Silahturahmi Nasional SMK Muhammadiyah Se Indonesia 2022

Kegiatan ini dihadiri oleh : Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D. ( Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI), Dr. Wardani Sugiyanto, M.Pd. (Direktur SMK KEMENDIKBUDRISTEK RI), Ketua PW Muhammadiyah Jabar KH. IR. Suhada, Drs Riswanto (Ketua FKKS SMK Muhammadiyah Indonesia), Dr H Sungkowo M,M.Si. (Ketua Majelis Dikdasmen Pusat). Selain itu pula dalam kegiatan ini tampak Kepala Sekolah SMK Muhammadiayah se Indonesia.

- Advertisement -
-Advertisement-
Google search engine

Dalam kegiatan ini secara langsung Dirjen Pendidikan Vokasi Kemdikbudristek RI Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D. juga memberikan pengarahan kepada para tamu undangan yang hadir.

Dalam pertemuannya kepada para awak media yang hadir Wikan juga mengatakan bahwa yang perlu dikembangkan awal di SMK adalah passion, minat dan bakat guna membangun softskill dan karakter siswa.

“Jika keduanya telah terbangun, maka hardskill akan mudah dikembangkan untuk meningkatkan kompetensi ,” ungkap Wikan.

- Advertisement -

Para Kepala Sekolah dan Guru SMK harus merubah cara berfikir bahwa lembaganya hanya fokus memberikan ketrampilan dan mengabaikan softskill dan karakter siswa.

Sebab jika hanya hardsklill yang diberikan, akan menghasilkan lulusan tukang yang tidak memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensi dirinya dan memanfaatkan peluang yang ada.

Lebih lanjut ia menambahkan, “Progam pengembangan SMK, baik melalui program pusat keunggulan maupun teaching factory tidak boleh hanya membangun gedung dan peralatan saja tetapi juga memberikan perhatian yang proporsional terhadap pengembangan softskill dan karakter,” ujarnya.

Wikan pun menjelaskan bahwa pendidikan SMK harus menghasilkan kompetensi. Karenanya, dibutuhkan pendidikan soft skill dan karakter yang kuat. “Jangan cuma jadi tukang yang tidak punya mimpi, tapi menciptakan enterpreneur yang juga bisa ‘nukang’,” tegasnya.

Baca Juga  Pasangan Satrya Graha dan Subagja Hamara Terpilih Aklamasi Ketua dan Sekretaris AMSI Jabar 2024-2028

Dalam pertemuan penutupnya kepada awak media di kegiatan perscon Silahturahmi Nasional SMK Muhammadiyah se Indonesia Rabu, 5/1/2022 di SMK Muhammadiyah Satu Cikampek Wikan Sakarinto menjelaskan mengenai upaya pengembangan pendidikan vokasi melalui penerapan program SMK-D2 Fast Track.

“Nantinya SMK ditambahi tiga semester magang, sistemnya nanti dual system, yaitu mereka dapat kuliah sambil magang,” tutupnya. (FJR)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis berdasarkan sumber yang dapat dipercaya. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi teraspasundan.com dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
👁️ 710 Views

ARTIKEL LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TOP NEWS

Follow US

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Trending

Popup Gambar