spot_img
Kamis, September 3, 2026
spot_img

Road to Digipreneur Karawang Resmi Difinalisasi, UMKM Didukung Teknologi Digital Gratis

spot_img

KARAWANG | TERASPASUNDAN.COM | Upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Karawang agar semakin siap menghadapi perkembangan teknologi digital terus diperkuat.

Setelah beberapa kali melakukan diskusi dan pembahasan, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Karawang bersama PT GOKAR Digital Inovasi Nusantara memasuki tahap finalisasi rencana kerja sama peningkatan kapasitas digital pelaku UMKM melalui program bertajuk “Road to Digipreneur Karawang”.

Tahap finalisasi pembahasan tersebut dihadiri Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Karawang, H. Dindin Rachmadhy, S.Sos., M.M., bersama sejumlah perwakilan pendamping dan program mentorship UMKM. Pemaparan program berlangsung di aula disperindagkop dan UKM, Kamis sore 3/9/2026

- Advertisement -
-Advertisement-
Google search engine

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Yuli Priatna, S.Pd., Ketua Tim di Bidang PPUKM, Koswara, S.Pd.I., CI., C.CDP., Koordinator Wilayah Mentorship 360, serta Yaya Mulya Sasmita, Koordinator Wilayah Mentorship 360.

Sementara dari pihak GOKAR hadir Founder GOKAR Syuhada Wisastra, Direktur GOKAR Muhammad Aldy Fadhilah, Manager Operasional GOKAR Erlangga Mulya Lesmana, serta Konsultan IT GOKAR Jejen Jaenudin, SM., M.Kom

Pertemuan tersebut membahas konsep kolaborasi dan langkah-langkah pengembangan digitalisasi UMKM Karawang, termasuk peningkatan literasi digital, pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan usaha, sistem kasir digital, pemasaran digital, serta penguatan ekosistem usaha berbasis teknologi.

- Advertisement -

GOKAR Ingin Berkontribusi untuk UMKM Karawang

Founder GOKAR, Syuhada Wisastra, mengatakan keterlibatan GOKAR dalam program tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen perusahaan yang lahir dari Karawang untuk ikut memberikan manfaat kepada masyarakat dan pemerintah daerah.

Sebagai putra asli Karawang, Syuhada mengatakan dirinya memiliki keinginan agar keberadaan perusahaan teknologi lokal dapat ikut mengambil bagian dalam pembangunan ekonomi daerah, khususnya melalui pengembangan UMKM.

“Sebagai putra asli daerah Karawang, saya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut memberikan kontribusi bagi daerah tempat saya lahir dan dibesarkan. Melalui PT GOKAR Digital Inovasi Nusantara dan aplikasi transportasi online GOKAR atau Go Karawang, kami ingin membantu pemerintah daerah dalam mendorong UMKM Karawang agar bisa naik kelas melalui pemanfaatan teknologi digital,” ujar Syuhada.

Menurutnya, digitalisasi seharusnya tidak menjadi sesuatu yang sulit dan mahal bagi pelaku UMKM.

Karena itu, GOKAR berkomitmen untuk memberikan pendampingan dan fasilitas digital secara bertahap kepada pelaku usaha, termasuk pengembangan sistem kasir digital dan dukungan promosi.

Baca Juga

“Kami ingin teknologi bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh pelaku UMKM. Bukan hanya perusahaan besar yang mampu menggunakan teknologi, tetapi warung, rumah makan, usaha kuliner, usaha rumahan, dan berbagai pelaku UMKM di Karawang juga harus mendapatkan kesempatan yang sama,” katanya.

Baca Juga  Pupuk Kujang Sukses Gelar FESTINOV 2025, Dorong Inovasi dan Keberlanjutan Pertanian

Syuhada menegaskan bahwa GOKAR siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Karawang dan seluruh pihak terkait untuk menyukseskan program Road to Digipreneur Karawang.

“Yang kami lakukan ini merupakan bentuk kolaborasi dan kontribusi. Kami ingin membantu semaksimal mungkin, termasuk memberikan fasilitas dan pendampingan digital secara gratis sesuai kemampuan dan program yang kami siapkan. Harapan kami sederhana, UMKM Karawang semakin melek digital, pengelolaan usahanya semakin baik, pemasarannya semakin luas, dan secara bertahap bisa naik kelas,” ungkapnya.

Ia menambahkan, GOKAR tidak ingin hanya dikenal sebagai aplikasi transportasi online, melainkan juga ingin menjadi bagian dari ekosistem pengembangan ekonomi digital Karawang.

Baca Juga

“GOKAR lahir di Karawang dan kami ingin tumbuh bersama Karawang. Kalau UMKM maju, masyarakat berkembang, dan ekonomi daerah semakin kuat, maka itu juga menjadi kebanggaan bagi kami semua,” tegas Syuhada.

Jejen: Karawang Harus Mampu Mengejar Perkembangan Digital

Konsultan IT GOKAR, Jejen Jaenudin, SM., M.Kom, mengatakan perkembangan teknologi digital saat ini telah menjadi bagian penting dalam pengelolaan dan pengembangan usaha.

Menurutnya, banyak daerah telah mulai memanfaatkan teknologi untuk memperkuat ekonomi masyarakat, sehingga Karawang juga harus terus meningkatkan kemampuan dan kesiapan digital para pelaku usahanya.

“Sebagai putra daerah Karawang, saya juga merasa terpanggil untuk ikut memberikan kontribusi. Selama ini saya lebih banyak membantu pemerintah daerah di luar Karawang dalam berbagai pengembangan dan penerapan teknologi digital,” ujar Jejen.

Ia menilai potensi Karawang sangat besar, baik dari sisi jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi, kawasan industri, maupun keberadaan ribuan pelaku UMKM.

Namun demikian, potensi tersebut perlu didukung dengan peningkatan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi.

“Karawang memiliki potensi yang luar biasa. Tetapi kita juga harus jujur bahwa daerah lain sudah banyak yang lebih dahulu bergerak dan berkembang dalam pemanfaatan teknologi digital. Karena itu, kita tidak boleh tertinggal. Saya terpanggil untuk bersama-sama dengan GOKAR dan Pemerintah Kabupaten Karawang meningkatkan literasi serta kemampuan digital masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” katanya.

Baca Juga  Menyemarakkan Tahun Baru Islam 1448 H, Babinsa & Bhabinkamtibmas Rajapolah Kawal Aman Pawai Ta’aruf

Jejen mengatakan kolaborasi antara pemerintah, pelaku teknologi, dunia usaha, pendamping UMKM, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat transformasi digital.

“Digitalisasi tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Harus ada kolaborasi. Pemerintah memiliki program dan jaringan, pendamping memiliki kedekatan dengan pelaku UMKM, sementara kami dari sisi teknologi bisa membantu menyediakan solusi. Kalau semua bergerak bersama, percepatan digitalisasi UMKM Karawang akan jauh lebih mudah,” ujarnya.

Menurut Jejen, program Road to Digipreneur Karawang diharapkan dapat menjadi ruang bersama untuk memperkenalkan teknologi yang praktis dan mudah digunakan oleh pelaku usaha.

“Kami ingin teknologi benar-benar menjadi alat bantu. UMKM harus bisa memanfaatkan HP bukan hanya untuk komunikasi atau media sosial, tetapi juga untuk mengelola transaksi, melihat laporan penjualan, mengatur stok, melakukan promosi, membangun pelanggan, dan mengembangkan bisnis,” ungkapnya.

Program Kasir Digital Gratis Jadi Salah Satu Langkah Nyata

Salah satu program yang telah dijalankan GOKAR dalam mendukung digitalisasi UMKM adalah pemberian fasilitas aplikasi kasir digital secara gratis bagi tenant dan merchant yang bergabung dalam ekosistem GOKAR.

Program tersebut efektif mulai 1 September 2026.

Melalui aplikasi tersebut, merchant dapat melakukan pencatatan transaksi, memantau penjualan, melihat laporan keuangan, mengelola arus kas, memantau stok atau inventori, hingga mengetahui perkembangan usaha secara lebih praktis.

Selain itu, merchant juga mendapatkan peluang memperluas pasar melalui layanan GOKAR Food dan dukungan promosi melalui sejumlah media online.

Syuhada mengatakan fasilitas tersebut merupakan langkah awal untuk membangun kebiasaan pengelolaan usaha yang lebih tertib dan profesional.

“Kami ingin membantu pelaku UMKM mulai dari hal-hal yang sederhana, tetapi penting. Dengan pencatatan transaksi yang baik, laporan keuangan yang lebih tertata, dan data penjualan yang bisa dipantau, pelaku usaha dapat lebih mudah mengetahui perkembangan usahanya,” katanya.

Kepala Dinas Apresiasi Kolaborasi Digitalisasi UMKM

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Karawang, H. Dindin Rachmadhy, S.Sos., M.M., mengapresiasi gagasan dan inisiatif kolaborasi yang dibangun GOKAR bersama para pihak dalam upaya meningkatkan kapasitas digital UMKM.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Karawang terus mendorong pengembangan UMKM agar semakin mandiri, berdaya saing dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Kami mengapresiasi inisiatif dan semangat kolaborasi yang dilakukan GOKAR bersama para pihak untuk ikut membantu pengembangan UMKM Karawang, khususnya dalam meningkatkan pemanfaatan teknologi digital,” ujar Dindin.

Ia menilai kerja sama tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi program pengembangan UMKM yang selama ini telah dijalankan pemerintah daerah.

Baca Juga  Kebersamaan dengan Rakyat, Satgas TMMD ke 123 Lakukan Salat Jumat Bersama Warga Desa Cilamaya Girang

“Kami setuju terhadap semangat kerja sama ini. Pemerintah daerah tentu tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dengan dunia usaha, pengembang teknologi, para pendamping, komunitas, dan seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan UMKM,” katanya.

Dindin berharap kolaborasi tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan mudah dirasakan oleh pelaku usaha.

“Harapan kami, dengan adanya kolaborasi ini kemampuan digital UMKM Karawang bisa semakin baik. Mulai dari pengelolaan usaha, pemasaran, pencatatan keuangan hingga pemanfaatan teknologi lainnya dapat terus ditingkatkan,” ungkapnya.

Menurut Dindin, penguatan digitalisasi juga akan membantu pemerintah daerah dalam melakukan percepatan pengembangan UMKM secara lebih efektif.

“Ketika pelaku UMKM semakin siap secara digital, tentu akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan usaha mereka. Pemerintah daerah juga akan terbantu dalam upaya melakukan pembinaan dan pengembangan UMKM agar ke depan semakin maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Road to Digipreneur Karawang Diharapkan Dorong UMKM Naik Kelas

Melalui program Road to Digipreneur Karawang, kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Karawang, pendamping UMKM, Mentorship 360, dan PT GOKAR Digital Inovasi Nusantara diharapkan dapat menjadi salah satu langkah percepatan transformasi digital bagi pelaku usaha lokal.

Program tersebut akan diarahkan untuk membantu UMKM memahami dan memanfaatkan teknologi secara lebih praktis dalam menjalankan usaha.

Mulai dari pencatatan transaksi, pengelolaan keuangan, pengelolaan stok, pemasaran digital, promosi melalui media online, hingga peluang memperluas pasar melalui ekosistem digital.

Kehadiran para pendamping dan mentorship UMKM dalam tahap finalisasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program karena para pendamping memiliki peran penting dalam memberikan pembinaan dan pendampingan langsung kepada pelaku usaha.

Founder GOKAR, Syuhada Wisastra, menegaskan pihaknya siap membangun kerja sama yang berkelanjutan.

“Kami tidak ingin program ini hanya menjadi wacana. Kami ingin bersama-sama membangun langkah nyata. Dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Karawang, Dinas terkait, para pendamping, mentor, dan seluruh stakeholder, kami optimistis UMKM Karawang dapat semakin siap memasuki era digital,” pungkas Syuhada.

GOKAR — Bersama UMKM Karawang Naik Level.

Road to Digipreneur Karawang: Kolaborasi, Digitalisasi, dan UMKM Naik Kelas.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis berdasarkan sumber yang dapat dipercaya. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi teraspasundan.com dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.

Artikel Lainnya

Pemerintahan

Politik

Top News

Follow US

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Nasional

Daerah

Peristiwa

Popup Gambar
^
Download Aplikasi GoKar
Transportasi Online Asli Karawang
INSTALL
X