Pasca Muscab Partai PPP Karawang Tuai Konflik, Zaenal : Dedi Rustandi Plin Plan

Istimewa.

Karawang, Teraspasundan.com – Kader dan mantan pengurus Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Karawang, Zaenal Musthofa, menyayangkan atas adanya dugaan konflik pasca musyawarah cabang (Muscab) Partai berlambang Mekah tersebut, perihal penentuan sosok Sekretaris DPC PPP Kabupaten Karawang.

Zaenal mengungkapkan kekecewaannya atas sikap Dedi Rustandi yang dianggap lemah dan terkesan tidak memiliki sikap tegas dalam menetapkan jabatan sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Karawang.

Apalagi, penentuan Sekretaris DPC PPP itu sebelumnya sudah diatur dalam porsi formatur hasil Muscab PPP beberapa waktu lalu di Rumah Makan Sindang Reret, jalan Interchange Karawang Barat, Telukjambe Barat.

“Padahal waktu yang diberikan secara konstitusi cukup, selama 20 hari untuk Formatur menentukan Sekretaris DPC PPP Karawang. Bahkan, pihak formatur sendiri sudah meminta saran kepada Dewan Pimpinan Wilayah PPP Provinsi Jawa Barat. Pihak DPW menyarankan agar Derus milih satu diantara dua, Lili Ghozali atau Yani” ungkap Zaenal.

Namun, tiba-tiba Tim Formatur mengeluarkan nama Yakub Fauzi dan dikeluarkan secara resmi, namun sangat disayangkan sebelum 24 jam, hasil tersebut tiba-tiba berubah kembali, malah menetapkan Lili Gazali sebagai sekretaris DPC PPP Karawang.

“Kalau kondisinya seperti ini, saya secara pribadi mengingatkan kepada tim formatur untuk mengevaluasi calon ketua DPC PPP Karawang saudara Dedi Rustandi, yang terkesan memiliki ketegasan yang lemah. Bagaimana organisasi akan kuat, kalau calon ketua DPC nya terkesan plin plan seperti itu” tegasnya.

Lebih lanjut Zaenal menjelaskan, kalau mau bicara jujur, dalam muscab sendiri sudah ditentukan tenggang waktu tim formatur untuk menentukan calon sekretaris DPC PPP Kabupaten Karawang. Namun, walaupun sudah melewati waktu yang telah ditentukan selama 20 hari pasca muscab, baru Kamis (11/11) kemarin formatur baru mengeluarkan sikap yang terbilang cepat namun tidak tepat.

“Kalau melihat seperti itu kan, seakan ada yang dikorbankan. Terutama korban perasaan. Dua orang yang diajukan, Lili dan Yani, kenapa tiba-tiba nama Yakub yang muncul. Itu pun hanya sesaat, walaupun akhirnya yang ditetapkan nama Lili Gozali kembali yang muncul. Kalau mau Lili yang di tetapkan, kenapa tidak sejak dari awal. Ini kan terkesan dibulak-belokkan, ini sangat terlihat sikap yang ngambang dari calon ketua DPC PPP Karawang” pungkasnya. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

dpdiwoilamsel