KARAWANG | TERASPASUNDAN.COM – Penetapan Bapak Sugiono sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) periode 2026–2030 mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan, termasuk dari daerah.
Ketua IPSI Kabupaten Karawang, Dea Eka Rizaldi, S.H., menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas amanah yang diberikan kepada Sugiono. Ia menilai kepemimpinan baru di tubuh PB IPSI diharapkan mampu membawa pencak silat Indonesia semakin maju, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Selamat dan sukses kepada Bapak Sugiono yang telah ditetapkan sebagai Ketua Umum PB IPSI periode 2026–2030. Ini adalah amanah besar yang kami yakini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Dea Eka Rizaldi. Minggu 12/4/2026.
Menurut Dea, pencak silat bukan hanya sekadar olahraga, melainkan juga warisan budaya bangsa yang harus terus dilestarikan dan dikembangkan. Oleh karena itu, sinergi antara pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam memajukan IPSI ke depan.
“Kami di daerah siap mendukung penuh program-program PB IPSI di bawah kepemimpinan Bapak Sugiono. Kolaborasi yang kuat antara pengurus pusat dan daerah sangat penting untuk mencetak atlet-atlet berprestasi,” tambahnya.
Ia juga berharap kepengurusan baru dapat memberikan perhatian lebih terhadap pembinaan atlet usia dini serta peningkatan kualitas pelatih dan wasit.
“Harapan kami, PB IPSI ke depan semakin fokus pada pembinaan berjenjang, mulai dari usia dini hingga atlet profesional. Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kepelatihan dan perwasitan juga harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dea menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur pencak silat sebagai identitas bangsa Indonesia.
“Pencak silat adalah jati diri bangsa. Kita tidak hanya bicara prestasi, tetapi juga karakter, budaya, dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Ini yang harus terus kita jaga bersama,” ungkapnya.
Dengan kepemimpinan baru di PB IPSI, diharapkan organisasi ini mampu semakin solid dan adaptif dalam menghadapi tantangan zaman, sekaligus membawa pencak silat Indonesia semakin berprestasi di kancah dunia.


