Advertisement
Close × Iklan Header
spot_img

HUT Kabupaten Tasikmalaya ke-394: Refleksi Kebangkitan UKM di Tengah Tantangan Nilai Rupiah

spot_img

TASIKMALAYA | TERASPASUNDAN.COM | Memasuki usianya yang ke-394, Kabupaten Tasikmalaya kembali merayakan hari jadinya bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momen merenung jejak perjuangan dan merajut harapan baru.

Di tengah suasana syukur ini, 26/07/26 sorotan tertuju pada denyut nadi ekonomi masyarakat: Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang terus berupaya bangkit meski dihantam tantangan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.

Sejak masa lalu, Kabupaten Tasikmalaya dikenal sebagai wilayah yang kaya akan kerajinan tangan, kuliner khas, serta hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi tumpuan hidup ribuan keluarga. Kini, di usia yang semakin matang, karakter pekerja keras dan kreatifitas warga kembali diuji. Melemahnya nilai rupiah membawa dampak beruntun: harga bahan baku impor menjadi lebih mahal, biaya produksi meningkat, sementara daya beli masyarakat masih bergerak terbatas.

- Advertisement -
-Advertisement-
Google search engine

Namun, semangat “Silih Asah, Silih Asuh, Silih Asih” yang menjadi ciri khas masyarakat Priangan Timur tak pernah padam. Para pelaku UKM di berbagai pelosok kecamatan mulai beradaptasi dengan cara-cara baru. Pengrajin anyaman bambu dan kerajinan logam kini lebih memprioritaskan penggunaan bahan baku lokal yang melimpah di sekitar.

Pelaku usaha makanan dan oleh-oleh khas Tasikmalaya mulai memperluas jangkauan pasar melalui platform digital, tak hanya mengandalkan pembeli yang berkunjung langsung, namun menjangkau konsumen di berbagai daerah hingga luar negeri dengan strategi pemasaran yang lebih cermat.

Banyak pelaku usaha yang kini mulai berkolaborasi, membentuk kelompok-kelompok usaha bersama agar dapat menekan biaya produksi dan memperkuat posisi tawar dalam menentukan harga jual. Dukungan dari pemerintah daerah melalui pelatihan manajemen, akses permodalan yang lebih ringan, serta pembinaan mutu produk menjadi angin segar yang memperkuat langkah mereka.

- Advertisement -
Baca Juga  Christo Toar: Petugas Lapas Harus Jadi Garda Terdepan dalam Menjaga Keamanan dan Ketertiban

Pada peringatan ke-394 ini, kita menyadari bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, melainkan seberapa kuat ekonomi rakyat dapat bertahan dan berkembang di tengah badai tantangan. Melemahnya nilai rupiah bukan alasan untuk berhenti melangkah, melainkan momentum untuk semakin mandiri, semakin mengandalkan potensi kekayaan alam dan sumber daya manusia sendiri yang tak ternilai harganya.

Selamat Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya yang ke-394. Semoga semangat pantang menyerah para pelaku UKM menjadi fondasi kebangkitan ekonomi daerah, menjadikan Tasikmalaya semakin kokoh, semakin sejahtera, dan semakin berdaya saing di kancah yang lebih luas. Mari kita jaga persatuan dan sinergi, karena di tangan kita masa depan daerah ini digenggam dengan kerja keras dan harapan yang tak pernah padam.

 

 

Penulis : Santi Nurmayanti

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis berdasarkan sumber yang dapat dipercaya. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi teraspasundan.com dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.

ARTIKEL LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TOP NEWS

Follow US

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Trending

Popup Gambar