KARAWANG | TERASPASUNDAN.COM – Bupati Karawang Aep Syaepuloh bereaksi keras terhadap beredarnya video yang diduga memperlihatkan pesta gay di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Karawang. Pemerintah Kabupaten Karawang menegaskan akan mengambil langkah tegas apabila ditemukan pelanggaran yang dilakukan pengelola tempat usaha tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Aep setelah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Karawang mengonfirmasi bahwa lokasi yang terekam dalam video viral tersebut berada di salah satu tempat hiburan malam di Karawang.
“Nah, jadi hal-hal yang kayak gitu tidak patutlah, tidak wajarlah, tidak elok saya pikir,” kata Aep usai apel pegawai di Kantor Bupati Karawang, Senin (8/6/2026).
Aep meminta Satpol PP Karawang menindaklanjuti temuan tersebut sesuai dengan prosedur yang berlaku. Menurutnya, pemerintah daerah tidak akan ragu mengambil tindakan lebih lanjut apabila pengelola tidak mengindahkan teguran yang diberikan.
“Nah, saya tegaskan, kalaupun memang nanti sekali dikasih tahu, dua kali, tiga kali, ya sudah, kenapa tidak kita minta untuk dicabut. Saya akan menyampaikan sama pusat,” ujarnya.
Ia menegaskan, langkah tegas perlu dilakukan apabila ditemukan pelanggaran yang terjadi secara berulang. Aep juga mengaku menyayangkan munculnya dugaan aktivitas tersebut karena dinilai dapat mencoreng citra Kabupaten Karawang.
Menurut dia, Karawang dikenal sebagai daerah yang memiliki banyak pondok pesantren. Bahkan, jumlah pesantren di wilayah tersebut mencapai sekitar 514 lembaga.
“Saya pasti akan tegas,” tegas Aep.
Sementara itu, sebelumnya beredar video berdurasi 12 detik di media sosial yang memperlihatkan sejumlah pria saling berpelukan di tengah suasana tempat hiburan malam dengan sorotan lampu berwarna biru, merah, dan ungu.
Dalam rekaman tersebut, sejumlah pria tampak saling merangkul dan berjoget mengikuti dentuman musik yang terdengar di lokasi.
Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Satpol PP Karawang, D.A. Prasetya, membenarkan bahwa lokasi yang terekam dalam video tersebut berada di Theatre Night Mart.
Ia mengatakan, pihaknya akan memanggil pengelola tempat hiburan malam tersebut untuk meminta klarifikasi sekaligus mendalami peristiwa yang terjadi.
“Iya, itu di Karawang Theatre Night Mart. Pengelolanya besok saya panggil,” kata Prasetya.

