Advertisement
Close × Iklan Header
spot_img

Sound Portable Jadi Solusi Kegiatan Keagamaan, Kabag Kesra Tekankan Bantuan Tepat Sasaran

👁️ 710 Views
spot_img

KARAWANG | TERASPASUNDAN.COM – Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Karawang, Irlan Suarlan, menegaskan bahwa program bantuan Sound Portable pada tahun 2026 akan difokuskan bagi masjid dan musala yang memiliki kegiatan keagamaan rutin.

Menurut Irlan, bantuan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi pengajian rutin, tetapi juga dapat dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan keagamaan lainnya, seperti Maulid Nabi, Rajaban, hingga kegiatan tahlilan warga yang membutuhkan sarana pengeras suara yang lebih tertib dan ramah lingkungan.

“Harapannya, bantuan ini benar-benar dapat menunjang peningkatan aktivitas keagamaan di masyarakat. Sound portable sangat dibutuhkan agar kegiatan ibadah dan pengajian dapat berjalan nyaman tanpa mengganggu lingkungan sekitar,” ujar Irlan di ruang kerjanya, Senin (29/12/2025).

- Advertisement -
-Advertisement-
Google search engine

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan sound portable ke depan akan diarahkan agar lebih tepat sasaran, menyentuh kelompok keagamaan yang benar-benar membutuhkan.

Selama ini, masih ditemukan masjid dan musala yang hanya mengandalkan toa tetap, sehingga pada kondisi tertentu dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi lingkungan sekitar.

“Pemerintah daerah berupaya memberikan solusi terbaik. Sound portable menjadi alternatif agar kegiatan keagamaan tetap berjalan dengan baik, tertib, dan saling menghormati antarwarga,” tambahnya.

- Advertisement -

Sementara itu, Ustad Nana selaku pengurus DKM Musala Almahdi, Dukuh Karya, mengaku bersyukur atas bantuan sound portable yang diterima. Ia menyebut bantuan tersebut sangat membantu kegiatan mengaji anak-anak dan yasinan rutin.

“Saya terharu dan bangga atas perhatian Pemerintah Kabupaten Karawang terhadap sarana keagamaan. Sebelumnya kami sering mendapat keluhan karena menggunakan toa, terutama saat malam hari. Alhamdulillah, sekarang sudah ada sound portable sehingga tidak lagi mengganggu kenyamanan lingkungan,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Amil, pengurus DKM Masjid Arraihan, Desa Rengasdengklok Selatan. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Karawang atas bantuan yang dinilai sangat bermanfaat bagi kegiatan keagamaan di masjid.

Baca Juga  Pemkab Karawang Salurkan Rp400 Juta untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Karawang, Bapak Aep Syaepullah, atas perhatian terhadap prasarana keagamaan. Sound portable ini sangat membantu pengajian rutin yang kami laksanakan dua kali dalam sepekan,” katanya.

Irlan menambahkan, prinsip dasar pemberian bantuan sosial adalah tidak diberikan secara terus-menerus, kecuali bagi kategori yang memang layak dan pantas menerima. Selain sound portable, sarana keagamaan lain seperti karpet masjid juga menjadi perhatian pemerintah daerah ke depan.

“Masjid yang belum memiliki karpet masih bisa diusulkan. Namun, jika sudah memiliki, maka tidak lagi menjadi prioritas,” jelasnya.

Ia berharap sistem pendataan dan pengusulan bantuan pada tahun 2026 dapat berjalan lebih transparan dan akurat, sehingga bantuan yang disalurkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Intinya, bantuan sound portable dan karpet ke depan diarahkan bagi masjid dan musala yang benar-benar membutuhkan,” pungkas Irlan.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis berdasarkan sumber yang dapat dipercaya. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi teraspasundan.com dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
👁️ 710 Views

ARTIKEL LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TOP NEWS

Follow US

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Trending

Popup Gambar