KARAWANG | TERASPASUNDAN.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit tidak menular yang kerap luput dari perhatian. Salah satunya melalui kegiatan edukasi dan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) yang kali ini difokuskan pada Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK).
Kegiatan edukatif tersebut menyasar pasien dan pengunjung di area ruang tunggu RSUD Karawang. Melalui pendekatan langsung, tim medis memberikan pemahaman mengenai bahaya PPOK serta pentingnya deteksi dini untuk mencegah perburukan kondisi kesehatan paru.
Tekankan Pencegahan dan Deteksi Dini
Dalam sosialisasi itu, tim medis menjelaskan bahwa PPOK merupakan penyakit paru kronis akibat peradangan jangka panjang yang menyebabkan penyempitan saluran napas dan menghambat aliran udara. Kondisi ini membuat penderitanya mengalami sesak napas secara progresif.
Sejumlah poin penting yang disampaikan kepada masyarakat antara lain:
- Faktor Risiko Utama: Paparan asap rokok, baik sebagai perokok aktif maupun pasif, polusi udara, serta paparan zat kimia di lingkungan kerja.
- Gejala yang Perlu Diwaspadai: Batuk berdahak berkepanjangan, sesak napas saat beraktivitas ringan, serta rasa berat atau tidak nyaman di dada.
- Langkah Pencegahan: Menghentikan kebiasaan merokok menjadi langkah paling krusial untuk mencegah dan memperlambat perkembangan PPOK.
Komitmen RSUD Karawang dalam Pelayanan Publik
Manajemen RSUD Karawang menegaskan bahwa kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif, tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada upaya pencegahan.
Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat, diharapkan gejala PPOK dapat dikenali sejak dini sehingga pasien dapat segera berkonsultasi dengan dokter atau spesialis paru sebelum kondisi berkembang lebih parah.
Edukasi Interaktif dan Imbauan Hidup Sehat
Kegiatan berlangsung secara interaktif. Pengunjung diberikan kesempatan untuk bertanya langsung kepada tenaga medis seputar kesehatan paru-paru serta pola hidup sehat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain menghindari rokok, masyarakat juga diimbau untuk menggunakan masker saat berada di lingkungan dengan tingkat polusi tinggi serta rutin melakukan aktivitas fisik ringan guna menjaga fungsi dan kapasitas paru-paru tetap optimal.


