Advertisement
Close × Iklan Header
spot_img

Refleksi HAB ke-80 Kemenag: Ikhlas Beramal, Menjaga Harmoni Bangsa

👁️ 710 Views
spot_img

TERASPASUNDAN.COM – Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama RI, yang dirayakan setiap tanggal 3 Januari, merupakan momen krusial untuk melakukan refleksi hati. Saat di wawancara Gilang Nata Wiangga, Salah satu Pemerhati Lingkungan dan Kebijakan pemerintah , 03/01/26 dirinya mengucapkan Selamat HAB 2026 dan menuturkan

“Ini bukan sekadar perayaan ulang tahun instansi, melainkan jeda sejenak untuk menengok ke dalam niat dan pengabdian seluruh insan Kemenag” Tuturnya

“Berikut adalah poin-poin refleksi hati dalam bingkai Amal Bakti ” Lanjut Gilang

- Advertisement -
-Advertisement-
Google search engine

1. Re-aktivasi Niat: “Ikhlas Beramal”

Slogan Ikhlas Beramal bukan hanya penghias logo. Refleksi hati menuntut kita bertanya:

* Apakah pelayanan yang diberikan selama ini murni untuk kemaslahatan umat?

- Advertisement -

* Ataukah masih terselip pamrih, mengharap pujian, atau sekadar menggugurkan kewajiban administratif?

* Esensinya: Menjadikan setiap pekerjaan sebagai bentuk ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2. Moderasi sebagai Napas Pelayanan

Sebagai penjaga gawang harmoni bangsa, hati insan Kemenag harus bersih dari sikap eksklusif dan intoleran.

* Keadilan: Memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pemeluk agama tanpa diskriminasi.

* Kedamaian: Menjadi penyejuk di tengah panasnya isu-isu yang memecah belah persatuan.

3. Transformasi Digital dan Integritas

Refleksi hari ini juga menyentuh aspek profesionalisme di era modern:

* Integritas: Menjaga tangan dan hati dari korupsi serta gratifikasi. Kejujuran adalah mahkota dari amal bakti.

* Adaptasi: Kesediaan untuk terus belajar dan mempermudah urusan masyarakat melalui inovasi teknologi, bukan justru mempersulitnya.

4. Meneladani Para Pendiri

Mengingat kembali sejarah 3 Januari 1946, di mana Kemenag lahir di tengah perjuangan kemerdekaan ” Papar gilang kepada awak media

“Refleksi ini mengajak kita untuk” Tegas nya menambah kan

“Memiliki semangat pengorbanan (jihad) yang sama dengan para pendahulu,menyadari bahwa tugas Kemenag adalah menjaga fondasi moral dan spiritual bangsa Indonesia.

Baca Juga  IWOI Karawang Gelar Rapat Koordinasi, Bahas Program 2026 hingga Restrukturisasi Korwil

> “Agama tidak boleh dipisahkan dari negara, namun agama juga tidak boleh dijadikan alat politik yang memecah belah.”

“Makna Simbolis HAB ke-80 (2026)

Di tahun 2026 ini, tantangan global semakin kompleks. Refleksi hati harus bermuara pada komitmen untuk menjadi Penyimpul Kebangsaan. Hati yang reflektif akan melahirkan tindakan yang solutif, santun, dan menenangkan bagi masyarakat luas” Tutup gilang sembari membuat kan kopi untuk awak media Dan tamu yang hadir di kediamannya

(Redaksi)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis berdasarkan sumber yang dapat dipercaya. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi teraspasundan.com dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
👁️ 710 Views

ARTIKEL LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TOP NEWS

Follow US

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Trending

Popup Gambar