BANDUNG | Teraspasundan.com | Harga emas di Jawa Barat mengalami kenaikan signifikan pada pekan ini, mencapai sekitar Rp 2,9 juta per gram, meningkat dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di kisaran Rp 2,8 juta per gram.
Kenaikan harga ini dipengaruhi oleh faktor global, termasuk fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat dan sentimen pasar emas dunia. Selain itu, permintaan emas di tingkat lokal, baik untuk investasi maupun perhiasan, juga mendorong kenaikan harga.
Menurut pengamat ekonomi, Agus Santoso, kenaikan harga emas menjadi peluang bagi masyarakat yang ingin berinvestasi, namun perlu tetap memperhatikan tren pasar. “Emas tetap menjadi aset aman, tapi calon pembeli harus memantau pergerakan harga agar tidak terjebak harga puncak,” katanya.
Di pasar tradisional dan toko emas di Bandung Raya, pedagang melaporkan adanya peningkatan transaksi emas perhiasan, khususnya jenis cincin dan kalung, menyusul kenaikan harga ini. Pihak pedagang juga mengimbau masyarakat untuk membeli dari toko resmi dan memastikan sertifikat emas agar terhindar dari risiko penipuan.
Kenaikan harga emas ini sejalan dengan tren nasional, di mana harga emas Antam dalam beberapa hari terakhir menunjukkan peningkatan stabil. Para analis memprediksi harga emas akan terus bergerak naik seiring ketidakpastian ekonomi global dan permintaan investasi yang tinggi.


