Advertisement
Close × Iklan Header
spot_img

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Hadiri Rakornas Pusat dan Daerah 2026 di Bogor

👁️ 710 Views
spot_img

Bogor – Bupati Karawang Aep Syaepuloh menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 2 Februari 2026.

Rakornas tersebut dihadiri oleh Menteri dan Pimpinan Lembaga, Gubernur, Bupati/Wali Kota, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang meliputi Ketua DPRD, Kepolisian, Kejaksaan, hingga TNI.

Rakornas Tahun 2026 mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”, sebagai upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyukseskan agenda pembangunan nasional.

- Advertisement -
-Advertisement-
Google search engine

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam laporannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan Rakornas ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia. Tahun 2026 merupakan tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, di mana pada tahun pertama telah banyak capaian dan keberhasilan yang diraih.

Dalam Rakornas tersebut juga dibahas arah kebijakan nasional yang meliputi Indonesia Emas 2045, 8 Misi Asta Cita, 17 Program Prioritas, serta 8 Program Hasil Terbaik Cepat.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam arahannya menegaskan bahwa Indonesia merupakan bangsa besar dengan keberagaman suku dan ratusan bahasa, namun tetap memiliki kekuatan untuk mengejar cita-cita dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

- Advertisement -

Presiden juga menekankan pentingnya pemahaman peran dan tugas seluruh jajaran pemerintahan, baik di tingkat pusat maupun daerah, sebagai pimpinan yang bekerja untuk kepentingan rakyat.

Selain itu, Presiden Prabowo menghimbau kepada seluruh kepala daerah agar memberikan perhatian serius terhadap persoalan pengelolaan sampah, mengingat sampah dapat menjadi sumber penyakit dan berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.

Sebagai langkah konkret, pemerintah pusat akan melaksanakan pembangunan Waste to Energy di 34 kota di Indonesia. Pembangunan tersebut direncanakan dimulai pada Maret 2026, dengan empat lokasi awal yakni Bekasi Raya, Bogor Raya, Denpasar Raya, dan Yogyakarta Raya.

Baca Juga  Pemkab Bekasi Tertibkan 43 Bangunan Liar di Bantaran Kali CBL dan BSH

Melalui keikutsertaan dalam Rakornas ini, Pemkab Karawang menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mendukung dan mengimplementasikan program-program prioritas nasional demi terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis berdasarkan sumber yang dapat dipercaya. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi teraspasundan.com dan dapat mengalami pembaruan sesuai perkembangan informasi terbaru maupun klarifikasi dari pihak terkait.
👁️ 710 Views

ARTIKEL LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TOP NEWS

Follow US

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Trending

Popup Gambar