CIAMIS, Teraspasundan.com – Memanfaatkan momentum keberkahan bulan suci Ramadhan, Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI) Ciamis menggelar agenda buka puasa bersama yang berlangsung khidmat di bilangan wilayah Ciamis. Namun, pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa; suasana mencair tersebut justru melahirkan langkah-langkah progresif bagi penegakan tata kelola pemerintahan yang bersih di Tatar Galuh.
Refleksi Panca Bhakti di Bulan Suci
Rapat konsolidasi ini dipimpin langsung oleh Ketua DPK LAKRI Ciamis, Epi Wahyudin. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat niat perjuangan lembaga.
“Bulan suci Ramadhan menjadi ajang pengembangan perjuangan LAKRI dan refleksi penguatan Panca Bhakti. Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah pengurus selaras dengan nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat,” ujar Epi Wahyudin.
Fokus Utama : Tata Kelola Dana Desa
Agenda utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut meliputi persiapan : Pra-Musda dan Pra-Lokakarya Pencegahan Korupsi.
Secara khusus, LAKRI Ciamis menyoroti pentingnya edukasi pada Tata Kelola Keuangan Desa hususnya Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Ciamis agar terhindar dari praktik korupsi.
Langkah ini dinilai sangat edukatif karena LAKRI tidak hanya berperan sebagai pengawas (social control), tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam memberikan pemahaman preventif mengenai administrasi keuangan yang transparan.
Darah Muda di Tampuk Pelaksana
Energi baru terlihat jelas dengan hadirnya Gilang Ferdian, Ketua Harian DPK LAKRI Ciamis yang juga dikenal luas sebagai sosok Pemuda Pelopor.
Gilang secara resmi menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah sebagai Ketua Pelaksana Rakerdasus (Rapat Kerja Daerah Khusus) yang direncanakan pada Mei 2026 mendatang.
“Kami siap tancap gas. Rakerdasus nanti akan menjadi momentum konsolidasi besar-besaran untuk merumuskan program kerja yang lebih nyata dan berdampak bagi masyarakat Ciamis,” tegas Gilang dengan optimis.
Sinergi Lintas Sektor
Pertemuan ini juga memperlihatkan sisi inklusif LAKRI dengan kehadiran tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang, di antaranya:
-Ustadz Hamdan: Pegiat Lingkungan Hidup yang memberikan perspektif etika moral dan kelestarian alam.
-Erik Tarmidzi : Pegiat Budaya yang menekankan pentingnya kearifan lokal dalam setiap gerakan sosial.
Kehadiran para tokoh ini menandakan bahwa perjuangan melawan korupsi di Ciamis akan dilakukan melalui pendekatan yang komprehensif,mulai dari jalur hukum, budaya, hingga pelestarian lingkungan.
Tentang LAKRI Ciamis
DPK LAKRI Ciamis adalah lembaga yang berdedikasi dalam pengawasan dan pencegahan tindak pidana korupsi, mengedepankan profesionalisme, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Panca Bhakti demi terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
(Santi)


