SUBANG | TERASPASUNDAN.COM | Program Pembangunan untuk rumah tidak layak huni (rutilahu) yang digadang-gadang menjadi benteng sosial desa justru tampak rapuh di Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang.
Realisasi Dana Desa Tahun Anggaran 2025 di wilayah ini terindikasi kuat bermasalah.
Salah satu desa di Kecamatan Pamanukan diduga mengalami penyimpangan anggaran hingga membuat program berjalan di tempat bahkan ada yang tak berjalan sama sekali.
Sorotan tajam mengarah ke Desa Pamanukan, yang disebut-sebut menjadi jantungnya daerah yang tak pernah tidur itu. Anggaran diklaim telah dicairkan, laporan administrasi disusun, namun hasil di lapangan justru tidak ada.
Jika Pembangunan Rutilahu dimaknai sebagai upaya kesetaraan sosial didalam lingkungan, maka yang tampak justru gejala kemiskinan ekstrem.
Berdasarkan hasil penelusuran lapangan, selain Pembangunan Rutilahu untuk ditiga titik yakni Dusun Lebaksari/Pilangsari, Sukajaya, Palasari dengan total anggaran kisaran Rp15juta per titik dari Dana Desa, Anggaran untuk pemutakhiran data juga diduga tidak direalisasikan.
Tak hanya itu, Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat yang diperuntukkan pembugaran Gedung Graha Pamanukan juga tidak nampak direalisasikan.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Pamanukan, Jamaludin membenarkan adanya penundaan realisasi dari anggaran tersebut. Bukan tanpa alasan, Ia mengungkapkan bahwa penundaan terjadi karena beberapa faktor.
“Bukan tidak direalisasikan, namun hanya tertunda, karena anggarannya kami geser-geser dulu,” ungkap Kades. Jumat (13/3/2026).
Seperti beberapa waktu kemarin, lanjut Jamaludin, “kami lakukan normalisasi sungai dengan pagu anggaran yang sudah ditetapkan, pada kenyataannya melebihi anggaran yang sudah ditentukan, jadi anggaran-anggaran itu kami geser untuk menambah atau mengoptimalkan pekerjaan sesuai permintaan masyarakat,” paparnya.
Meski demikian, Jamaludin menyatakan bahwa pihaknya siap bertanggungjawab untuk merealisasikan anggaran yang tertunda tersebut.
“InsyaAllah setelah Lebaran ini kami akan merealisasikan sedikit-sedikit merealisasikan anggaran-anggaran itu,” katanya. (gpn)


