SUBANG | TERASPASUNDAN.COM | Bupati Subang Reynaldy Putra Andita tinjau langsung lokasi banjir di Kecamatan Pamanukan, pada Senin (26/1/2026).
Dalam sepekan terakhir Kabupaten Subang sedang mengalami cuaca ekstrem dengan tingginya curah hujan yang mengakibatkan bencana banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Subang, diantaranya di Kecamatan Pamanukan, Kecamatan Blanakan, dan yang paling parah di Kecamatan Ciasem.
Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey didampingi Kapolres Subang dan Dandim 0605/Subanh menegaskan yang paling penting saat ini adalah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat mulai dari makanan hingga obat-obatan.
“Kita siapin dulu kebutuhan dasar masyarakat baik posko, alat kesehatan dan makanannya. Kita akan koordinasi dengan pihak terkait agar dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat,”ungkapnya.
Kang Rey menuturkan, saat ini terjadi banjir di 3 wilayah yaitu Pamanukan, area sawah di Kecamatan Blanakan, dan paling parah di Kecamatan Ciasem yang terjadi akibat tanggul jebol.
“Tidak hanya Pamanukan dan Ciasem tapi se-Kabupaten Subang kurang lebih ada 3500 rumah yang terdampak banjir saat ini di 6 Kecamatan,”jelasnya.

Kepada masyarakat yang terdampak, Kang Rey menegaskan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang akan membantu masyarakat daalm menghadapi pemulihan pasca bencana ini.
“Bagi masyarakat yang terdampak, kami akan bantu untuk mengurus dokumen kependudukan atau ijazah yang hilang. Pak Camat harus segera mendata hal tersebut.
Kalau ada yang kehilangan ijazah termasuk sertifikat tanah bisa didata dan dikomunikasikan dengan instansi terkait agar masyarakat juga tetap memiliki dokumen tersebut,”tegasny
Kang Rey menjelaskan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang akan terus mendorong BBWS untuk pelaksanaan normalisasi sungai-sungai di wilayah kecamatan Pamanukan untuk mengantisipasi terjadinya banjir kembali.
“Ini kan kewenangan BBWS, bukan Pemda tidak mau, namun jika dikerjakan oleh Kami maka akan jadi temuan BPK, maka dari itu Kami bersama Kapolres dan Dandim Subang mendoronh BBWS untuk segera menormalisasi sungai di Pamanukan,” ungkapnya.
Terakhir, Kang Rey mengajak seluruh masyarakat berdo’a, memohon kepada Allah SWT agar Kabupaten Subang bebas dari bencana karena doa merupakan ikhtiar yang wajib dilakukan.
“Kita berdo’a bersama, karena do’a sangat penting, agar air di sini segera surut dan curah hujan segera menurun,” pungkasnya. (gpn)


