SUBANG | TERASPASUNDAN.COM | Pemerintah Kabupaten Subang menjamin anggaran tahun 2026 akan fokus pada kesejahteraan rakyat dan kesuksesan Pilkades Serentak, meskipun menghadapi tantangan pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat.
Komitmen ini disampaikan Wakil Bupati H. Agus Masykur Rosyadi (Kang Akur) dan Sekretaris Daerah H. Asep Nuroni (Kang Asep) dalam Rapat Paripurna DPRD, Kamis (2/10/2025).
Di hadapan anggota dewan, Kang Akur menyampaikan apresiasi atas kritik dan masukan fraksi-fraksi, menyebut dinamika pembahasan Rancangan APBD (RAPBD) 2026 sebagai wujud komitmen bersama untuk menghadirkan anggaran yang realistis dan berpihak pada masyarakat.
Jaminan Anggaran dan Infrastruktur Digital demi Pilkades Serentak Salah satu fokus terbesar dalam jawaban Bupati adalah kesiapan anggaran untuk hajatan demokrasi di tingkat desa. Kang Akur secara tegas mengumumkan komitmen anggaran untuk Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026.
“Pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2026 di 165 desa akan kami siapkan secara matang, termasuk aspek regulasi, kesiapan infrastruktur digital, serta SDM penyelenggara,” ujar Kang Akur.
Anggaran yang dialokasikan untuk menjamin proses demokrasi desa yang transparan, adil, dan partisipatif ini mencapai Rp34,3 miliar. Angka ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan “jantung demokrasi desa” ini berjalan lancar di tengah tuntutan digitalisasi.
Menanggapi kekhawatiran dewan terkait penurunan dana transfer pusat, pemerintah daerah menggarisbawahi strategi untuk mempertahankan stabilitas fiskal tanpa membebani masyarakat kecil.
Pemerintah akan melakukan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara masif, penguatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan dorongan terhadap inovasi pelayanan publik berbasis digital. Pada aspek belanja, prioritas utama tetap diarahkan pada sektor fundamental: pembangunan infrastruktur dasar, layanan kesehatan, pendidikan, dan pengentasan kemiskinan.
Sekda Kang Asep menutup sesi jawaban ini dengan menyerukan prinsip akuntabilitas dan transparansi. “Kami percaya bahwa dengan sinergi antara eksekutif dan legislatif, APBD Subang Tahun 2026 dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat melalui semangat gotong royong,” pungkasnya, menandakan dimulainya pembahasan mendalam di tingkat komisi. (gpn)


