KARAWANG | TERASPASUNDAN.COM – Pupuk Kujang kembali menggelar program tahunan khitanan massal gratis. Kegiatan yang menjadi tradisi rutin menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) perusahaan ini juga diperluas jangkauannya.
“Peningkatan ini kita lakukan karena ingin terus memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Selain mengakomodir warga di ring satu perusahaan, saya lihat ada sebagian peserta dari luar kota. Ini bentuk kepedulian perusahaan kepada lingkungan sosial masyarakat,” kata Yana Nurahmad Haerudin, Direktur Manajemen Risiko, Pupuk Kujang, Selasa, 9 Juni 2026.
Selain diperluas, tahun ini, Pupuk Kujang juga menambah jumlah peserta. Desra Heriman, Ketua Panitia HUT ke-51 Pupuk Kujang mengatakan, tahun ini perusahaan menargetkan 510 anak, lebih dari tahun-tahun sebelumnya yang menyasar 300an anak. “Untuk mengakomodir tingginya animo masyarakat, pada pelaksanaan tahun ini, kami membuka kuota hingga 510 anak, meningkat secara bertahap dari tahun-tahun sebelumnya yang mencapai 300 anak,” kata Desra.
Guna memastikan seluruh proses berjalan dengan kondusif, nyaman, dan tetap mematuhi standar pelayanan medis yang optimal, seluruh rangkaian acara didesain maraton selama 10 hari berturut-turut, dengan target pelayanan sebanyak 51 anak di setiap harinya.
Direktur Klinik Utama Pupuk Kujang, Mulky Wahyudy, menjelaskan, pihaknya memberikan perhatian penuh pada aspek keamanan, sterilitas, dan kenyamanan psikologis anak-anak peserta khitan. Alhasil, Mulky dan jajarannya menerapkan metode medis moderen di seluruh rangkaian tindakan dengan ketat.
“Tahun ini kami sepenuhnya menggunakan teknologi laser (cauter) dalam kegiatan khitanan massal. Metode ini kami pilih karena mampu meminimalkan risiko pendarahan, proses tindakan menjadi jauh lebih cepat, serta mempercepat masa penyembuhan luka secara signifikan. Hal ini sangat penting untuk mengurangi rasa cemas maupun takut pada anak-anak,” ujar Mulky.
Tidak hanya mengandalkan aspek teknologi, Klinik Utama Pupuk Kujang juga melakukan manajemen infrastruktur medis yang sangat ketat untuk mengimbangi volume peserta yang mencapai ratusan orang, klinik utama PKC menyiagakan total 10 bed tindakan yang beroperasi secara simultan di area pelaksanaan.
“Kita juga tidak melepas pasien. Setelah operasi, kita memberikan fasilitas pemeriksaan lanjutan dan kontrol gratis untuk pasien, sehingga pasien mendapat layanan sampai sembuh,” kata Mulky.
Lebih lanjut, Mulky mengerahkan tenaga medis yang professional dan kompeten di setiap bed untuk melakukan tindakan. Dengan demikian, sebanyak 15 tenaga medis disiagakan penuh setiap hari untuk melayani 51 anak. “Rasio pendampingan medis yang tebal ini sengaja diterapkan guna memastikan setiap anak mendapatkan perhatian medis yang presisi, personal, dan tanpa terburu-buru,” kata Mulky.
VP Komunikasi Korporat Pupuk Kujang, R. Idho Pramana Sembada mengatakan, program khitanan massal gratis ini merupakan perwujudan dari pilar CSR Pupuk Kujang yang berfokus pada peningkatan taraf kesehatan masyarakat. “Manajemen berharap, kontribusi yang dilakukan secara konsisten di setiap momentum HUT perusahaan ini tidak hanya mampu meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga mempererat hubungan harmonis yang telah lama terjalin antara perusahaan dengan warga sekitar,” kata Idho. (HL/KOMKR)

