KARAWANG | TERASPASUNDAN.COM – Ratusan insan pers dari berbagai media dan organisasi kewartawanan di Kabupaten Karawang mengikuti kegiatan Jambore Jurnalis Karawang 2026 yang digelar pada 5–6 Juni 2026 di kawasan Cikole, Lembang, Bandung. Kegiatan yang diinisiasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Karawang ini menjadi ajang mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas, sekaligus meningkatkan kapasitas profesional para jurnalis di tengah tantangan dunia informasi yang terus berkembang.

Sebelum bertolak menuju lokasi jambore, seluruh peserta mengikuti apel pelepasan yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Karawang mulai jam 10.00 pagi. Pelepasan dihadiri Ketua PWI Karawang Cing Nila, jajaran panitia, perwakilan pemerintah daerah, pimpinan organisasi media, serta perwakilan dari 14 organisasi wartawan dan media yang ada di Kabupaten Karawang.
Ketua PWI Karawang, Cing Nila, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu sehingga Jambore Jurnalis Karawang 2026 dapat terlaksana dengan baik. Terutama kepada Bapak Dian Fahrud Jaman selaku Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Karawang yang juga Wakil Ketua DPRD Karawang, yang telah memberikan banyak dukungan terhadap kegiatan ini. Kami juga berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Karawang atas dukungannya, serta kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi,” ujar Cing Nila. (Jumat, 5/6/2026)
Menurutnya, jambore bukan sekadar kegiatan rekreasi, melainkan wadah untuk memperkuat kebersamaan antarjurnalis sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Dian Fahrud Jaman, turut memberikan sambutan dan menyampaikan pentingnya peran pers dalam pembangunan daerah.
Ia menegaskan bahwa media massa memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dan legislatif dalam mengawal kebijakan publik serta menyampaikan aspirasi masyarakat.
“Jurnalis bukan hanya bertugas menulis dan menyebarkan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar sebagai mata dan telinga masyarakat. Sinergi antara pemerintah, DPRD, dan media menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat,” katanya.
Dian juga mengapresiasi pelaksanaan Jambore Jurnalis Karawang 2026 yang dinilai mampu memperkuat solidaritas profesi serta meningkatkan kompetensi wartawan di tengah derasnya arus informasi digital.
Ia berharap seluruh insan pers tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, menjaga akurasi informasi, dan mengedepankan prinsip keberimbangan dalam setiap pemberitaan.
“Di era digital saat ini, masyarakat membutuhkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya. Karena itu, peran jurnalis menjadi semakin penting dalam melakukan verifikasi dan menyajikan fakta yang benar,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Karawang juga menunjukkan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Wakil Bupati Karawang secara resmi melepas keberangkatan peserta menuju lokasi jambore di Cikole, Lembang.
Dalam sambutannya, ia menyebut pers sebagai salah satu pilar demokrasi yang memiliki kontribusi besar dalam pembangunan daerah.
“Pers merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Berbagai program pembangunan dan kebijakan pemerintah tidak akan tersampaikan secara optimal tanpa dukungan media,” katanya.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi saat ini menuntut wartawan untuk semakin profesional dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Ia berharap kegiatan jambore dapat menjadi ruang pembelajaran, diskusi, dan penguatan integritas bagi para wartawan.
“Kami berharap seluruh peserta mendapatkan pengalaman dan wawasan baru yang dapat diterapkan dalam tugas jurnalistik sehari-hari. Teruslah menjadi jurnalis yang kritis, objektif, dan konstruktif demi kemajuan Karawang,” ujarnya.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta jambore mengikuti berbagai agenda mulai dari kegiatan organisasi PWI, diskusi jurnalistik, penguatan kapasitas profesi, olahraga bersama, hingga kegiatan keakraban antarwartawan.
Peserta berangkat dari Karawang menggunakan bus yang telah disiapkan panitia dan menginap di area perkemahan Cikole. Setibanya di lokasi, peserta dibagi ke dalam sejumlah kelompok dan tenda yang telah ditentukan panitia.
Selain menjadi sarana peningkatan kompetensi, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat komunikasi lintas organisasi media sehingga tercipta ekosistem pers yang sehat, profesional, dan saling mendukung.
Jambore Jurnalis Karawang 2026 menjadi salah satu momentum penting bagi insan pers di Karawang untuk memperkuat persatuan di tengah dinamika industri media yang terus berubah.
Melalui kebersamaan yang terbangun selama kegiatan berlangsung, para wartawan diharapkan mampu meningkatkan kualitas karya jurnalistik, menjaga independensi profesi, serta terus berkontribusi dalam mengawal pembangunan daerah.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, legislatif, organisasi pers, dan media massa, Jambore Jurnalis Karawang 2026 diharapkan menjadi tonggak lahirnya insan pers yang semakin profesional, berintegritas, dan menjadi kekuatan positif bagi kemajuan Kabupaten Karawang.
(Hada)


