Advertisement
Close × Iklan Header
spot_img

IPM Karawang Tahun 2025 Meningkat Menjadi 74,59, Angka Kemiskinan Turun dan Daya Beli Masyarakat Menguat

👁️ 710 Views
spot_img

Karawang, Teraspasundan.com – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Karawang pada 2025 tercatat mencapai 74,59. Angka tersebut meningkat dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada di posisi 73,82.

Data tersebut dipaparkan Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bappeda). Capaian IPM tersebut bahkan telah melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025.

Selain IPM yang meningkat, sejumlah indikator pembangunan lainnya juga menunjukkan tren positif.

- Advertisement -
-Advertisement-
Google search engine

Pemerintah daerah mencatat penurunan angka kemiskinan, perbaikan daya beli masyarakat, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Bappeda Karawang mencatat capaian IPM 2025 juga semakin mendekati target tahun 2026. Selisihnya hanya sekitar 0,06 poin, sehingga Karawang kini masuk dalam kategori daerah dengan IPM tinggi.

Peningkatan IPM tersebut dipengaruhi beberapa sektor utama, terutama pendidikan, kesehatan, serta meningkatnya taraf hidup masyarakat.

- Advertisement -

Di bidang pendidikan, indikator Rata-rata Lama Sekolah (RLS) mengalami peningkatan. Pada 2024 angkanya berada di 8,05 tahun, kemudian naik menjadi 8,31 tahun pada 2025.

Kenaikan tersebut didorong sejumlah program pemerintah daerah, mulai dari pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan, bantuan biaya sekolah, hingga penguatan pendidikan nonformal melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan program kejar paket.

Sementara itu di sektor kesehatan, Usia Harapan Hidup (UHH) masyarakat Karawang juga meningkat. Pada 2025 angkanya mencapai 75,57 tahun, naik dari 75,16 tahun pada tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut didukung perluasan akses layanan kesehatan, termasuk implementasi program Universal Health Coverage (UHC) serta pembangunan rumah sakit daerah di Karawang, Jatisari, dan Rengasdengklok.

Di sisi lain, angka kemiskinan di Karawang juga mengalami penurunan. Pada Maret 2025, persentase penduduk miskin tercatat 7,08 persen atau sekitar 169,8 ribu orang.

Baca Juga  Pemkab Bekasi Alokasikan Rp60 Miliar untuk Pembangunan Infrastruktur Muaragembong

Angka itu lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya dan sudah melampaui target RPJMD 2025 yang ditetapkan sebesar 7,5 persen.

Penurunan tersebut didorong berbagai intervensi pemerintah daerah, seperti penyaluran bantuan sosial, bazar pangan murah, subsidi energi, hingga program pengentasan kantong-kantong kemiskinan.

Daya beli masyarakat juga menunjukkan tren membaik. Hal itu tercermin dari peningkatan pengeluaran per kapita masyarakat yang naik dari Rp12,942 juta pada 2024 menjadi Rp13,251 juta pada 2025.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap mewaspadai dinamika perekonomian yang masih dipengaruhi kondisi global. Pada 2024 pertumbuhan ekonomi Karawang tercatat 4,2 persen, sementara rata-rata pertumbuhan hingga triwulan III 2025 berada di kisaran 3,2 persen.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan, Pemkab Karawang menyiapkan sembilan langkah percepatan ekonomi daerah. Di antaranya percepatan realisasi APBD, peningkatan investasi PMA dan PMDN, pembangunan infrastruktur pemerintah, pengendalian harga bahan pokok, serta pengawasan terhadap praktik ekspor dan impor ilegal.

Selain itu, pemerintah daerah juga memperluas kesempatan kerja melalui pelatihan tenaga kerja, pengembangan kewirausahaan, peningkatan produktivitas sektor pertanian, perikanan dan peternakan, serta mendorong peningkatan produksi industri manufaktur.

 

Kemudahan perizinan usaha juga terus diperkuat untuk menarik investasi.

Kebijakan tersebut sejalan dengan Misi 3 Bupati dan Wakil Bupati Karawang serta mengacu pada surat Kementerian Dalam Negeri RI Nomor 000.4.6/3764/SJ tanggal 11 Juni 2025 terkait percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang berharap pertumbuhan ekonomi daerah tetap terjaga sekaligus mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan. (Adv)

👁️ 710 Views

ARTIKEL LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TOP NEWS

Follow US

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Trending

Popup Gambar