SUBANG | TERASASUNDAN.COM | Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita (Kang Rey), memberikan catatan penting bagi seluruh jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam agenda Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kinerja Semester II Tahun 2025.
Bertempat di Aula Sari Alam Hot Spring and Resort, Kamis (29/1/2026), Kang Rey menegaskan bahwa BUMD harus menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui tata kelola yang profesional. Rapat evaluasi ini digelar berlandaskan mandat Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017.
Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Memet Hikmat, dalam laporannya menekankan bahwa pembinaan teknis di bidang manajemen dan keuangan adalah kunci agar BUMD tidak lagi “jalan di tempat”.
Memet berharap BUMD Subang mampu tampil lebih dominan dalam menangkap peluang bisnis di lingkungan Pemerintah Daerah. Menurutnya, masih banyak kebutuhan masyarakat dan program daerah yang sebenarnya bisa dikelola secara mandiri oleh BUMD Subang jika manajemennya inovatif.
“BUMD harus mampu mengelola potensi secara maksimal. Masih banyak ruang pengembangan yang bisa digarap agar manfaatnya kembali lagi ke masyarakat Subang,” ungkap Memet Hikmat.
Senada dengan hal tersebut, Kang Rey menggarisbawahi bahwa keberadaan BUMD tidak boleh hanya berfokus pada pendapatan (income) semata. Esensi BUMD adalah memberikan kemanfaatan ekonomi berkelanjutan melalui barang dan jasa yang bermutu. Ia menekankan lima pilar utama dalam pengelolaan perusahaan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian, juga kewajaran (fairness).
“Tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) adalah mesin utama. Jika sistemnya sehat, kepercayaan pasar akan terbangun secara otomatis. Hal inilah yang memicu arus investasi jangka panjang masuk ke Subang,” papar Kang Rey.
Menutup arahannya, Kang Rey mengajak seluruh direksi dan komisaris untuk menanggalkan ego sektoral. Ia mendesak adanya sinergi yang lebih erat, baik antar-BUMD maupun dengan instansi pemerintah, guna mengakselerasi kesejahteraan masyarakat. “Mari kita ciptakan iklim bisnis yang sehat. Bersama-sama, kita bangkitkan perekonomian Kabupaten Subang ke level yang lebih tinggi,” pungkasnya.
Agenda ini turut dihadiri oleh Plt. Inspektur Daerah, Kepala Bapenda, Kabag Perekonomian, Kabag Hukum Setda Subang, jajaran direksi serta komisaris BUMD, dan Ketua TP2D. (gpn)


