TASIKMALAYA | Teraspasundan.com – Di balik kemegahan Gunung Galunggung yang melegenda, sebuah permata wisata baru tengah dipersatukan dengan alam.
Tepatnya di Kampung Citiis, Desa Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, sebuah proyek kolam renang air panas alami sedang dalam tahap pembangunan intensif untuk memperkaya khazanah pariwisata Priangan Timur.
Jejak Geografis dan Warisan Galunggung
Secara geografis, destinasi ini berdiri kokoh di kawasan yang disebut warga lokal sebagai “Dinding Ari” Gunung Galunggung.
Lokasi ini bukan sekadar lahan miring, melainkan saksi bisu sejarah geologi besar letusan Galunggung yang menyisakan kesuburan tanah dan limpahan kekayaan geotermal.
Berada di ketinggian, pengunjung nantinya tidak hanya sekadar berenang, tetapi akan disuguhi panorama double view: kemegahan puncak Galunggung di satu sisi, dan kerlip lampu serta bentang alam Kota Tasikmalaya di sisi lainnya. Udara dingin pegunungan yang menusuk tulang akan langsung terobati oleh aliran air panas alami yang keluar langsung dari perut bumi.
Lebih dari Sekadar Rekreasi: Visi Agro-Edukasi
Pemilik kawasan, Bang Haji Yadi, mengungkapkan bahwa proyek yang sudah berjalan selama enam bulan ini memiliki visi yang jauh lebih besar daripada sekadar tempat hiburan.
“Kami tidak ingin ini hanya jadi kolam renang biasa. Target ke depannya adalah membangun Agrowisata dan Wisata Edukasi. Kami ingin anak-anak usia dini bisa datang ke sini untuk belajar mencintai bumi—belajar bertani dan beternak langsung di alamnya,” ujar Bang Haji Yadi yang di dampingi pegiat Lingkungan Hidup Gilang ferdian
Meski dibangun dengan dana pribadi secara mandiri, komitmen terhadap kemajuan daerah tidak main-main. Pihak pengelola telah menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak desa setempat. Kehadiran destinasi ini dipastikan akan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan ekonomi desa Padakembang.
Khasiat Belerang: Terapi Alami di Tengah Kabut
Salah satu keunggulan utama yang ditawarkan adalah kandungan belerang alami dalam air panasnya. Secara turun-temurun, air sulfur dari Galunggung dipercaya sebagai obat mujarab untuk berbagai penyakit kulit dan sarana relaksasi bagi kelelahan otot.
Pembangunan yang dilakukan secara “maraton” ini diharapkan dapat segera rampung untuk menyambut para wisatawan yang merindukan ketenangan. Meski masih banyak “pekerjaan rumah” dalam penataan, aura keindahan Citiis sudah mulai terpancar kuat.
Mengapa Anda Harus Berkunjung?
* Sejarah Hidup: Merasakan langsung keajaiban vulkanik Galunggung.
* Terapi Kesehatan: Air panas belerang alami tanpa kaporit.
* Spot Foto Eksklusif: Pemandangan kota dari ketinggian dinding gunung.
* Dukungan Lokal: Dengan berkunjung, Anda ikut berkontribusi pada pembangunan desa melalui sinergi pengelola dan masyarakat.
(Santi)


