KARAWANG | TERASPASUNDAN.COM — Gelombang tinggi dan angin kencang di perairan pesisir Karawang kembali memicu insiden laut, setelah sebuah perahu nelayan tenggelam di wilayah Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, pada Selasa (13/1/2026). Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini memicu aksi solidaritas warga yang bergerak cepat mengevakuasi perahu secara gotong royong.
Perahu tersebut dilaporkan karam akibat kondisi cuaca buruk yang membuatnya kehilangan keseimbangan di perairan dangkal dekat permukiman warga. Arus laut yang tidak stabil dan tiupan angin kencang memperparah situasi hingga perahu terbalik dan terendam air.
Melihat kejadian itu, puluhan warga bersama Kepala Desa Sedari, H. Bisri Mustofa, turun langsung ke laut dengan peralatan seadanya untuk menarik perahu ke daratan. Aksi spontan ini menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan masyarakat pesisir dalam menghadapi situasi darurat.
Kekompakan warga tersebut mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Kabupaten Karawang sekaligus Ketua Badan Kehormatan DPRD, Hj. Rosmilah, A.Md.
“Melihat langsung kekompakan warga Desa Sedari yang saling membantu di tengah situasi darurat sangat mengharukan. Ini menunjukkan bahwa nilai gotong royong masih hidup dan menjadi kekuatan utama masyarakat Karawang,” ujar Hj. Rosmilah dalam keterangan tertulisnya.
Perahu yang tenggelam diketahui milik dua nelayan setempat, Karim dan Kiki. Keduanya berhasil menyelamatkan diri tanpa mengalami cedera meskipun sempat menghadapi kondisi laut yang berbahaya.
Menanggapi potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi, Rosmilah mengingatkan para nelayan agar lebih waspada dan mengutamakan keselamatan saat melaut.
“Cuaca saat ini sulit diprediksi. Kami mengimbau para nelayan untuk lebih berhati-hati dan tidak memaksakan diri melaut jika kondisi laut tidak memungkinkan. Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama,” tegas politisi Fraksi PDI Perjuangan tersebut.
Ia juga menegaskan akan terus memantau kondisi wilayah pesisir Karawang serta berkoordinasi dengan instansi terkait agar langkah mitigasi bencana dan bantuan bagi nelayan terdampak dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.


