Pegang Karcis Motor Raib di Parkiran Rumah Sakit, Kapolsek : Segera Kita Panggil Pengelolanya !

KARAWANG | TERASPASUNDAN.COM  |Penyediaan fasilitas parkir yang memadai sangat dibutuhkan agar arus kendaraan masuk dan keluar pada rumah sakit tidak menyebabkan konflik pada jalan-jalan di sekitarnya. Setiap pengunjung rumah sakit akan merasa aman akan kendaraanya.

 

Namun apa yang terjadi, sungguh malang nasib ketua RT 05/02, Dusun Jujuluk Baru, Desa Ciptamarga, Kecamatan Jayakerta , Kabupaten Karawang, Jawa Barat, bernama Saepul Bahri.

Hari itu, Rabu (17/7/2024), Pak RT Sedang mengurus pasien di Rumah Sakit Proklamasi, naas kendaraan roda dua yang dibawanya raib di gondol maling.

Kepada awak media Pak RT menuturkan, setelah beres mengurus warganya yang akan dirawat di Rumah Sakit Proklamasi, tepatnya sekitar Pukul 10.00 WIB.

Saat hendak pulang dan mencari motornya dihalaman parkir rumah sakit. Pak RT baru menyadari jika kendaraan satu-satunya hilang. Sontak, ia pun bergegas mendatangi satpam.

“Saya lalu mendatangi satpam dan menanyakan keberadaan motor saya, karena saya cari-cari tidak ada padahal dihalaman parkir. Setelah itu, oleh satpam saya diantar ke operator parkir dan diminta menunggu karena khawatir tertukar motor,” ungkapnya.

Namun setelah ditunggu-tunggu, keberadaan motor Honda Beat Street dengan Nomor Polisi T. 2322. OY warna Hitam tahun 2024 tak kunjung ada. Pak RT pun langsung melaporkan kejadian naas yang menimpanya itu ke Polsek Rengasdengklok dengan Nomor Laporan : SPT/83/VII/2024/Unit reskrim.

“saat masuk sudah mengambil karcis parkir namun saat akan kembali melihat motor sudah tidak ada (hilang), hal ini menjadi pertanyaan kenapa motor keluar bisa tanpa ada karcis , atas kejadian tersebut saya minta pihak rumah sakit bertanggungjawab,” kata Pak RT.

“saya heran kenapa motor bisa di curi sedangkan karcis masih ada di tangan saya,intinya saya meminta pihak rumah sakit proklamasi bertanggungjawab,” ujarnya lagi.

Sungguh sangat disayangkan, sekelas rumah sakit Proklamasi yang sangat ketat baik keamanan hingga tempat parkiran namun masih bisa terjadi pencurian.

Yang lebih mengherankan lagi, menurut keamanan CCTV di operator parkir telah mati sejak lama. Atas kejadian tersebut, Pak RT yang kehilangan kendaraannya meminta pihak Rumah Sakit Proklamasi bertanggung jawab.

Ditempat terpisah saat di konfirmasi Kapolsek Rengasdengklok  AKP H. Edi Karyadi S.H menegaskan akan memanggil pengelolanya.

“Siap sdh buat laporan dan akan kita panggil pengelola parkiran di RS Proklamasi,”singkatnya.

Adapun dari pihak RS. Proklamasi  sampai dengan berita ini ditayangkan belum menjawab  konfirmasi sedikitpun dari awak media. (Hd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

dpdiwoilamsel