Harga Bawang Melonjak, Pengusaha Warteg di Subang Minta Pemerintah Segera Ambil Langkah

SUBANG | TERASPASUNDAN.COM | Harga bawang merah terpantau naik di beberapa pasar tradisional Kabupaten Subang. Bahkan harganya tembus di angka Rp75 ribu perkilogram.

“Setelah dilakukan pengecekan, harga bawang merah tembus Rp65 ribu perkilogramnya,” ujar Kabid Perdagangan di DKUPP Subang, Lita Pelitiani. Kamis (2/5/2024).

Menurutnya, harga bawang merah yang melonjak tajam tersebut, dikarenakan pasokan dari Jawa Tengah menurun. Sehingga harga membumbung tinggi.

Dilansir dari jabar.viva co.id, Udin Pedagang Sayuran di Pasar Terminal Subang mengaku, harga bawang merah yang awalnya Rp41 ribu, kini menjadi Rp65 ribu perkilogramnya.

“Pasokannya menurun. Jokalau pun ada kuotanya terbatas,” katanya.

Pengusaha Warteg di Jalan Otista Subang, Saimun (45) meminta pemerintah lekas mengambil langkah, menurunkan dan dan menjaga stabilitas harga bawang merah.

“Kami selalu pengusaha terkena dampaknya. Yang akhirnya perlu alternatif bahan atau bumbu lain, yang lebih murah sebagai pengganti bawang untuk mengurangi biaya produksi,” keluh Saimun.

Menteri Perdagangan RI, Zulfikifli Hasan menyebut, tingginya harga bawang merah yang terjadi belakangan ini dikarenakan sentra produksi bawang merah di Jawa Tengah dilanda banjir. Sehingga menyebabkan tanaman bawang merah milik petani gagal panen.

“Sentra produksi bawang kan banjir kemarin. Tapi sekarang udah mulai mengalami penurunan harga kok, mudah mudahan bisa normal kembali,” ucap Ketua Umum Partai Amanat Nasional tersebut.   (gpn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

dpdiwoilamsel